Loading...

Agar Petani Lebih Dekat dengan Bupati

Agar Petani Lebih Dekat dengan Bupati
Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuuhan Kabupaten Sikka, Dra. Martha Huberty Pega saat membuka diskusi dan pertemuan antara Bupati Sikka, Drs Yoseph Ansar Rera bersama para penyuluh dan petani dari 8 Kecamatan. Pertemuan tersebut menindalanjuti permintaan Bupati yang ingin bertemu para penyuluh dan petani untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi. Maka rapat kordinasi dan temu tekkis triwulan tiga pun dilaksanakan melalui kegiatan temu lapang di tiga lokasi. Ketiga wilayah tersebut yakni wilayah timur yang telah dilaksanakan di Desa Talibura, Kecamatan Talibura. Pertemuan tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 6 September 2014 lalu diikuti 56 penyuluh dari 9 Kecamatan, yakni BPK Talibura, BPK Waiblama, BPK Waigete, BPK Mapitara, BPK Doreng, BPK Bola, BPK Hewokloang, BPK Kewapante, BPK Kangae.   Pertemuan kedua Bupati dengan para penyuluh dan petani di Desa Bloro dilaksanakan hari ini, Sabtu (13/9/2014), diikuti 41 Penyuluh dari 8 Badan Penyuluh Kecamatan (BPK) yakni BPK Kecamatan Nita, BPK Kecamatan Magepanda, BPK Palue, BPK Alok Barat, BPK Alok, BPK Alok Timur, BPK Nelle dan BPK Koting.     Serta pertemuan ketiga yang akan datang dilaksanakan tanggal 19 September 2014 di Desa Bhera Kecamatan Mego.     Pertemuan tersebut merupakan wujud pemerintah dalam upaya meningkatakan ketahanan pangan dan pengembangan komoditi unggulan   Tujuan pertemuan bersama Bupati, lanjut Ibu Martha, agar para petani dan penyuluh lebih dekat dengan Bupati, penuh dengan suasana kekeluargaan, persaudaraan. Sehingga para penyuluh serta petani bisa lebih bebas mengungkapkan pikiran, usul saran demi perbaikan pembangunan pertanian kedepan.   Lebih lanjut beliau mengatakan, pertemuan tersebut juga dimaksudkan agar para petani dan penyuluh lebih memahami visi misi dan prioritas pembangunan daerah lima tahun kedepan.   Selain itu para penyuluh dan petani lebih fokus dan lebih berperan maksimal dalam upaya mendukung peningkatan ketahanan pangan dan pengembangan komoditi unggulan di Kabupaten Sikka.   Kegiatan yang dilakukan di tiga titik kecamatan merupakan wujud nyata pemerintah yang berkomitmen meningkatkan produktivitas petani dan kesejehteraan para petani dalam lima tahun ini (oss/dishubkominfo/diteruskan peros dalam cybex-deptan)