Loading...

AJAK, PETANI TANAM REFUGIA SEBAGAI ALTERNATIF PENGENDALIAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN.

AJAK, PETANI TANAM REFUGIA SEBAGAI ALTERNATIF PENGENDALIAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN.
Dewasa ini petani cenderung menggunakan pestisida sintetis secara berlebihan, dengan harapan serangan OPT segera berkurang atau musnah. Usaha pengendalian hama tersebut semata-mata hanya ditujukan untuk memusnahkan organisme pengganggu tanaman, tampa memperhatikan kaidah-kaidah ekologi seperti keseimbangan dan kesetabilan ekosistem. OLeh karena itu cara pengendalian hama semacam ini harus segera ditinggalkan dan beralih ke konsep pengelolaan hama yang berwawasan ekologi. Secara prinsip berbagaicara pengendalian diterapkan harus secara teknis, efektif dan dapat diterapkan secara ekonomis, menguntungkan, secara ekologi aman dan secara social budaya dapat diterima. Kelompok Tani Terpadu Kelurahan Mersi Kecamatan Purwokerto Timur, secara bersama-sama mengadakan gerakan Tanam Refugia pada hari senin 13 Januari 2020 untuk pengendalian hama dengan cara bercocok tanam seperti pemanfaatan pinggir atau ada yang menyebutna tanaman perangkap, dapat mendorong stabilitas ekosistem sehingga populasi hama dapat ditekan dan berada dalam keseimbangan. Jenis tanaman pinggir yang dipilih harus mempunyai fungsi ganda yaitu disamping sebagai penghalang masuknya hama ke pertanaman pokok, juga sebagai tanaman refugia yang berfungsi untuk berlindung sementara dan penyedia tepung sari untuk makanan alternative predator, jika mangsa utama populasinya rendah atau tidak ada di tanaman pokok. Tujuan diadakan gerakan tanam Refubia adalah dapat mendukung penerapan teknologi budidaya padi jarwo dan mampu mengendaliakan serangan hama sehingga mampu meningkatkan produksi padi. Jenis tanaman yang berpotensi sebagai refugia Tanaman Hias Beberapa penelitian menyebutkan jenis tanaman hias yang berpotensi sebagai refugia antara lain Bunga Matahari, Bunga Kertas, Bunga Kenikir dan lain-lain. Gulma sebagai tanaman pengganggu ternyata bisa dijadikan refugia , terutama yang berasal dari famili Asteraceae seperti babandotan, Ajeran , Bunga tahi ayam. Tumbuhan hias yang ditanam atau tumbuh sendiri di areal pertanaman antara lain bunga legetan, pegagan, rumput setaria. Sayuran yang berpotensi sebagai refugia sekaligus bahan pangan antara lain kacang panjang, bayam, jagung. Syarat menanam tanaman refugia. Tanaman yang dijadikan sebagai refugia sebaiknya dipilih yang memenuhi kreteria antara lain : Pilih tanaman yang memiliki bunga dan warna yang menyolok. Regenerasi tanaman cepat dan berkelanjutan. Benih atau bibit mudah diperoleh. Mudah ditanam. Dapat ditumpangsarikan dengan tanaman pematang lainnya. Manfaat menanam tanaman refugia. Refugia berfungsi sebagai microhabitat yang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam usaha konserfasi musuh alami. Refugia sebagai sumber Nestar bagi musuh alami sebelum adanya populasi hama di pertanaman. Terciptanya Agroekosistem yang seimbang dimana jumlah hama yang ada dapat ditekan oleh keberadaan musuh alaminya, sehingga tidak menimbulkan kerugian secara ekonomis ( dibawah ambang batas ekonomi). Disusun oleh: HARTATI, SST Penyuluh BPP Purwokerto Timur.