Loading...

Alternatif Pilihan Bahan Baku Konsentrat Pakan Ternak

Alternatif Pilihan Bahan Baku Konsentrat  Pakan Ternak
Selain hijauan pakan ternak sebagai pakan pokok utama bagi sapi juga perlu ditambahkan bahan pakan tambahan berupa konsentrat, Bahan Konsentrat pakan ternak dapat disajikan dari bahan baku yang berasal dari biji bijian, umbi dan limbah industri pengolahan. Indonesia kaya dengan beragam jenis bahan pakan segar dan limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk bahan konsentrat pelengkap gizi pakan sapi. Beragam jenis tanaman, limbah pertanin dan limbah pengolahan hasil pertanian dapat dimanfaatkan untuk bahan baku konsetrat pakan tenak diantaranya biji jagng, limbah jagung, limbah padi, biji bunga matahari, bungkil kedele, bungkil kacang tanah, bungkil biji kapas, bungkil wijen, bungkil kapuk, bungkil kelapa dan bungkil sawit1.Biji JagungBiji jagung merupakan bahan pakan ternak yang paling berkwalitas untuk melengkapi gizi pakan bagi semua ternak. Sayangnya biji jagung ini bukan saja diperuntukan untuk ternak tetapi juga alternatif pilihan bahan baku pangan penghasil karbohidrat yang juga diminati manusia. Pada ransum sapi potong tidak harus selalu diberikan biji jagung. 2.Limbah JagungPengolahan jagung menjadi tepung jagung hasil limbahnya berupa dedak jagung. Dedak jagung mengandung serat kasar dapat digunakan sebagai pakan suplemen yang berprotein tinggi.. Limbah jagung dapat ditemukan di pabrik penggilingan biji jagung yang diproses menjadi tepung jagung. 3.Limbah padiLimbah proses penggilingan padi berupa dedak dan bekatul dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pilihan bahan baku konsentrat.. Dedak mengandung banyak vitamin B kompleks, namun sayangnya dedak mengandung minyak akibatnya tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama. Bekatul mengandung bahan cerna yang lbih tinggi dibandingkan dedak karena itu bekatul dapat digolongkan pada jenis pakan ternak yang mempunyai nilai tinggi 4.Biji bunga matahariTanaman bunga matahari juga dapat melengkapi kebutuhan kwalitas gizi pakan ternak sapi berupa minyak biji bunga matahari. Untuk pakan ayam juga dapat diberikan minyak bunga matahari dan biji bunga matahari yang dicampurkan dalam ransum pakan ayam. 5.Bungkil kedeleAlternatif pilihan lain bahan baku konsentrat dapat menggunakan bungkil kedele. Bungkil kedele mempunyai kandungan protein lebih tinggi dibandingkan bungkil kacang tanah. Sayangnya bungkil kedele merupakan bahan baku pakan tambahan yang langka dan nilai rupiahnya mahal. Selama ini bungkil kedele masih diimport dari luar negerI. Indonesia mempunyai hamparan tanaman kedele yang cukup luas sayangnya selama ini belum belum sampai pada tahapan penghasil minyak kedele dan bungkil kedele 6.Bungkil Kacang TanahPengolahan minyak nabati berbahan bahan baku kacang tanah, bisa dilirik oleh petani ternak guna mendapatkan bungkil kacang tanah yang dihasilkan. Bungkil kacang tanah mengandung kadar protein tinggi. Penggunaan bungkil kacang tanah harus terbebas dari jamur yang akan membahayakan pada kesehatan ternak 7.Bungkil biji kapasBungkil biji kapas mengandung fosfor yang juga dibutuhkan untuk melengkapi kebutuhan gizi pakan ternak yang masih muda. Sayangnya bungkil biji kapas mempunyai kandungan zat beracun yang dikenal dengan nama gosipol. Guna mengantisipasi zat racun gosipol bungkil biji kapas harus direbus dahulu sebelum digunakan untuk bahan baku pilihan konsentrat. 8.Ampas Singkong Ampas singkong yang juga dikenal dengan nama lain onggok juga dapat dipilih untuk alternative pilihan bahan baku konsentrat pakan ternak. Onggok atau ampas singkong ini dapat ditemukan dilokasi pabrik pengolahan tepung singkong menjadi tepung tapioca. Onggok mengandung serat kasar dan sedikit pati sisa yang tersisa dari hasil pemerasan 9.Bungkil Kelapa atau KopraBagi daerah yang ada usaha pengolahan kelapa atau kopra hasil proses pengepresan kelapa atau kopra dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku konsentrat untuk pakan ternak. Jika pilihan petani ternak sapi menggunakan bungkil kelapa atau kopra harus dipilih limbah kelapa atau kopra yang berwarna pucat. Bila masih memungkinkan dapat menggunakan bahan baku lainnya dianjurkan pemilihan bungkil kelapa atau kopra mejadi alternative yang terakhir. Anjuran pemilihan bungkil kelapa dan atau kopra pada pilihan terakhir karena bungkil kopra atau kelapa mengandung kadar air tinggi yang menimbulkan ternak akan mudah mencret akibat konsentrat yang dicampurkan dalam pakan ternak asam. Nani Priwanti Soeharto - PP PPMKP CiawiSumber ; 1. Harjuli Hatmono. Model Usaha Usaha Agribisnis Sapi Pedaging, PT. Duta Karya Swasta , 2010