Loading...

ANTISIPASI HAMA TIKUS, PETANI DESA TEMUGURUH MENGADAKAN GROPYOKAN

ANTISIPASI HAMA TIKUS, PETANI DESA TEMUGURUH MENGADAKAN GROPYOKAN
Gropyokan hama tikus bersifat pengendalian rutin untuk meminimalkan dampak serangan selama pertanaman padi sawah musim ini. Meski serangan tikus belum mewabah, gropyokan perlu dilakukan agar populasi hama tikus dapat dikendalikan, para petani untuk selalu mewaspadai serangan hama tikus. Terlebih pada musim pancaroba, karena perkembangan hama tikus akan cukup signifikan. Saat gropyokan, mereka menggunakan tiga teknik yang berbeda, yaitu dengan cara ngepung tikus, pengasapan racun belerang dan umpan beracun. Ngepung tikus adalah cara konvensional mencari tikus dilubang aktif, biasanya dengan menggunakan jarring tikus, linggis, pentungan. Sedang pengasapan adalah memberi belerang di lubang tikus aktif lalu dipanasi dengan api kompor jozz… sehingga asap yang ditimbulkan masuk kelubang aktif dan meracuni tikus lewat pernafasan. Cara yang ketiga yaitu dengan memberikan umpan beracun. Model ini biasanya petani menggunakan serbuk racun dicampur dengan beras atau gabah lalu memberikan dilubang aktif atau di pematang-pematang sawah dekat lubang aktif. Author : Kholid abrori, AMd. (Petugas Penyuluh BPP Sempu) Editor : Warsidianto, SP (Petugas Penyuluh BPP Sempu)