Loading...

Apel Bersama BKP3 Bulan Maret 2015 : Terkait Kegiatan TA 2015 dan UPSUS

Apel Bersama BKP3 Bulan Maret 2015 : Terkait Kegiatan TA 2015 dan UPSUS
Pada awal minggu kedua bulan Maret (09/03) lalu bertempat di halaman kantor BKP3 Kab. Bantul telah berlangsung Apel bersama rutin. Dengan petugas dari BPP Kecamatan dan dipimpin oleh Sekretaris BKP3, Ir. R. Bambang Pin E., MM., apel dihadiri seluruh karyawan/karyawati BKP3 serta Petugas Penyuluh dan THL TBPP seluruh BPP Kecamatan. Dalam amanatnya Sekretaris BKP3 menyampaikan bahwa terkait kegiatan untuk tahun 2015 sudah masuk bulan akhir pada Triwulan I. Dari kegiatan yang ada, diharapkan dapat berjalan sesuai program dan jadwal agar bisa dilaksanakan secepatnya sehingga tidak menumpuk di akhir. Terkait Program kerja nasional, beliau juga menyampaikan bahwa pada beberapa waktu sebelumnya Kepala BKP3, Ir. Pulung Haryadi, MSc. bersama Dinas lainnya baru saja menanggapi kedatangan Pembina dari Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian yaitu Inspektorat Jenderal Ir. R. Azis Hidajat, MM, didampingi juga Tim Upsus (Upaya Khusus) Pusat Padi Jagung Kedelai yang dikoordinatori oleh Inspektur II, Ir. Bambang Pamuji dan didukung tim yang terdiri dari Inspektur Investigasi, Kepala Pusat BKP, Kepala BPTP DIY, dan Kasubdit Air Ditjen PSP dan Ditjen TP untuk melakukan pemantauan dan kunjungan kerja dalam rangka pengawalan Upsus Padi Jagung Kedelai di DIY. Sebagaimana disampaikan oleh Inspektorat Jenderal sebagai penanggung jawab kegiatan Upsus Padi Jagung Kedelai di DIY dalam sebuah kesempatan lain, bahwa dari hasil pemantauan dan evaluasi yang disampaikan Menteri Pertanian terkait dengan pelaksanaan Upsus Padi Jagung Kedelai, dari 32 provinsi di Indonesia, 13 provinsi diantaranya telah menyerap anggaran dan provinsi DIY menempati posisi urutan ketujuh. Hal tersebut belum termasuk dengan realisasi pencairan anggaran pada pekan pertama bulan Maret di seluruh Kabupaten di DIY telah menunjukkan hasil yang signifikan yaitu beberapa Kabupaten telah merealisasikan anggaran 100%. Sekretaris BKP3 juga mengutarakan agar peningkatan swasembada pangan untuk menuju mandiri pangan, harus bergerak cepat mengikuti irama program kerja Pusat dengan agenda Nawacita Pemerintah Pusat. Pendampingan petani melalui Upsus agar sesuai dengan rekomendasi Kementerian Pertanian lewat Tajarwo (Tanam Jajar Legowo) selain disosialisasikan, supaya juga bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan. Perlu adanya peran serta semua pihak agar teknologi Tajarwo ini menunjukkan hasil yang meningkat. Beliau juga mengingatkan kepada para Penyuluh, pesan dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian yang sebelumnya telah melakukan monitoring dan evaluasi ke Kab. Bantul, bahwa selain bekerja juga ada kewajiban agar menyusun Angka Kredit sesuai jadwal. Usai Apel bersama, segenap peserta apel kemudian mengikuti Pengajian rutin dengan Ustadz dari BPP sanden kemudian dilanjutkan dengan koordinasi dan penjelasan tentang sistem Tajarwo dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta.