Loading...

Aplikasi Pestisida Nabati Berbahan Daun Suren Dan Sirsak Untuk mengendalikan Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens)

Aplikasi Pestisida Nabati Berbahan Daun Suren Dan Sirsak Untuk mengendalikan Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens)
Serangan hama wereng batang coklat (WBC) yang terjadi khususnya di bebrapa kecamatan yang ada di Kabupaten Garut bagian selatan belakangan ini sangat meresahkan petani, pasalnya kehilangan hasil yang disebabkan oleh kedua hama ini relatif besar, bahkan sampai dapat menyebabkan puso. Wereng batang coklat merupakan hama utama padi yang selalu ada di areal pertanaman. Dalam kondisi ekosistem yang seimbang populasi wereng batang coklat dapat terjaga karena adanya musuh alami hama tersebut seperti laba-laba dan tomcat.Terjadinya ketidak seimbangan ekosistem di persawahan yang disebabkan oleh : Penanaman yang tidak serempak, Penggunaan insektisida yang tidak sesuai anjuran dan adanya hama migran membuat membuat terjadinya ledakan serangan hama wereng batang coklat. Pengamatan populasi hama dan musuh alamai sangat diperlukan untuk menentukan tindakan apa yang harus dilakukan untuk mencegah dan mengendalikan serangan hama wereng coklat. Menyadari hal tersebut Kelompok Tani Suka Tani Desa Depok Kecamatan Cisompet berinisiatif membuat pestisida nabati yang berbahan daun suren (Toona sinensis) dan sirsak (Annona muricata L). Daun suren mengandung bahan aktif surenin dan surenolakton yang efektif untuk mengendalikan tungau, walangsangit, ulat dan berbagai jenis kutu daun. Cara kerja surenin dan surenolakton mempengaruhi aktifitas makan, sistem reproduksi dan sebagai penusir hama atau repellen. Daun sirsak mengandung bahan aktif anonin dan resin yang bersifat racun kontak, penolak (repellent) dan penghambat makan (antifeedant).Hal ini terbukti dengan hasil yang panen yang diperoleh pada musim sebelumnya, Kelompok Tani Suka Tani tetap mampu memperoleh hasil panen yang memuaskan karena terbebas dari serangan wereng dan walangsangit ketika pada umumnya petani mengeluhkan adanya penurunan hasil karena adanya serangan wereng dan Walangsangit. Cara pembuatan pestisida nabati dari bahan daun suren dan sirsak ini sangat sederhana, yaitu dengan menumbuk 4 kg daun suren dan 1 kg daun sirsak kemudian melarutkanya dengan 20 liter air bersih lalu simpan ditempat yang teduh selama 3 hari. Konsentrasi formulasi yang dianjurkan adalah 5 sampai 10 ml/liter air. Selain dapat mengendalikan wereng batang coklat pestisida nabati ini juga efektif mengendalikan hama wereng hijau, hama putih palsu dan walang sangit.