Pupuk hayati Agrimeth memiliki aktivitas enzimatik dan fitohormon yang berpengaruh positif terhadap pengambilan hara makro dan mikro tanah, memacu pertumbuhan, pembungaan, pemasakan biji, pematahan dormansi, meningkatkan vigor dan viabilitas benih, efisiensi penggunaan pupuk NPK anorganik dan produktivitas tanaman. Beberapa manfaat pupuk hayati Agrimeth seperti menghemat biaya produksi, meningkatkan produktivitas tanaman sebesar 20 – 50%, memperbaiki dan meningkatkan pertumbuhan akar, batang, daun, bunga dan buah. Dapog/tray adalah tempat tumbuhnya bibit padi yang ditanam secara acak dengan cara ditabur pada media tumbuh untuk disemaikan. Persemaian dengan sistim dapog umumnya dilakukan apabila penanaman dengan menggunakan alat tanam Rice Transplanter Jenis alat dan bahan yang digunakan dalam pembibitan dengan system dapog: a) Persiapan Tanah : Saringan (1,5 m x 2,0 m # mesh 0,5 cm), Skop dan Martil; b). Pemilihan Benih: Benih (berkualitas baik), Garam, Telur (1 butir) dan Ember; c) Persemaian/Pembibitan : Tray/kotak semai, Alat siram (gembor), Timbangan, Karung Plastik/Terpal, Alat seeder/sowing manchine, Pupuk (NPK: 2-3 gram/tray, Daun pisang/jerami dan Paranet (2,0 m x7,0m /40 trays). Perlakuan benih perlu dilakukan sebelum benih disebar ke pesemaian agar pertumbuhan benih sehat , kuat dan seragam sehingga memenuhi kebutuhan benih per satuan luas tanam sehingga sasaran peningkatan produksi tercapai secara optimum. Sebelum melakukan persemaian seleksi benih sangat perlu dilakukan untuk memisahkan antar benih yang bernas dan benih yang hampa. Benih dengan berat jenis lebih tinggi, mempunyai mutu fisiologis (daya kecambah dan Vigor) yang lebih tinggi, serta pertumbuhan dilapang yang lebih cepat dan seragam. Adapun tahapan Seleksi Benih: a). Larutkan 500 gr garam dalam 10 liter air, b). Masukkan 1 butir telur utuh, c). Masukkan benih, d). Buang benih yang mengapung, e). Ambil benih yang tenggelam, f). Bilas benih dengan air (2x), g). Rendam benih dalam air selama 2 hari. Media dalam persemaian/Pembibitan Padi dengan sistim dapog merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Tanah yang dipergunakan dalam media semai padi dengan tray/dapok adalah tanah yang subur berasal dari pekarangan yang bebas dari tumpukan sampah atau tanah sawah. Tanah dikeringkan hingga kering betul selanjutnya di hancurkan sampai lembut kemudian disaring dengan kawat saring ukuran 0,5 cm, kemudian Tanah dicampur dengan pupuk organik dengan perbandingan 4:1 (3 liter tanah/tray) terdiri dari 2,25 liter tanah + 0,75 liter pupuk organik atau Nitrogen 1gr/tray, Phosphate, 1 gr/tray Kalium, 1 gr/tray, kemudian diaduk rata. Cara penyemaian dapog dapat dilakukan langsung di lahan basah (sawah) ataupun di pekarangan rumah. Kebutuhan benih per dapog persemaian adalah 90 -100 gram. Tebal media tumbuh untuk persemaian yaitu 2–3 cm. Umur bibit yang dapat ditanam berkisar 15 –20 hari setelah semai dan tinggi bibit yang disarankan mencapai 15 –20 cm, (Anonim, 2016). Lokasi Tempat Persemaian/Pembibitan bisa di pekarangan rumah atau langsung dilakukan disawah. Intinya adalah mudah diari/disiram, Terbebas dari hewan ternak jika di pekarangan dan Jauh dari sinar lampu menghindari organisme pengganggu tanaman (OPT). Jika pembibitan di pekarangan/halaman rumah bisa dibuat rak-rak dari bambu, ketinggian rak disesuaikan dengan kondisi tempat. Setelah lokasi kita tentukan kemudian dapok/tray yang telah diisi media, ditata dengan hati-hati selanjutnya disiram air sampai basah betul (bila diangkat dapok/tray airnya menetes). Sedangkan Persemaian/Pembibitan yang dilakukan dilahan sawah sebaiknya dibuat guludan/bedengan setingga 10 cm dengan lebar bedengan sekitar 150 cm untuk dua dapok kanan kiri. Panjangnya disesuaikan dengan kebutuhan kemudian ratakan (harus datar). Aplikasi Agrimeth pada tanaman padi dilakukan sebelum jam 08.00 pagi atau sore hari pukul 15.00-17.00 dan saat tidak hujan. Pupuk ini hanya diaplikasikan sekali, yakni pada saat benih akan disemai dengan cara perlakuan benih (seed treatment). Benih yang telah tercampur pupuk hayati segera di tabur/ semai, upayakan tidak ditunda lebih dari tiga jam, dan tidak terkena paparan sinar matahari agar tidak mematikan mikroba yang telah melekat pada benih. Sisa pupuk hayati disebarkan di lahan persemaian Untuk menabur benih pada dapog/tray yang selain disebar langsung dengan menggunakan tangan juga dapat dilakukan dengan menggunakan Alat Penabur Benih (Seeder). Adapun tekniknya adalah : a). Rel terbuat dari kayu uk. 5 x 7 cm sebanyak dua batang yang lurus dan dihaluskan atau rel dari besi siku uk. 4 x 4 cm sebanyak 2 batang, b). Atur dapok/tray yang sudah diisi media, c). Letakkan rel pastikan tepi dapok sesuaikan dengan lebar alat, pastikan pada kondisi lurus dan berada di tengah (center) (sesuai pada gambar), d). Atur lebar pengeluaran benih padi, sebelumnya lakukan kalibrasi, e). Tutup dengan tanah dengan menggunakan alat seeder, f). Tutup dengan daun pisang kemudian ditutup lagi dengan terpal/karung plastik tindih dengan kayu agar tidak terlipat terkena terpaan angin, biarkan selama 3-4 hari selanjutnya penutup dibuka, lalu disiram air sampai basah atau diairi setinggi 2-5 cm. Pemeliharaan Pembibitan/Pesemaian: a) Pemeliharaan setelah pesemaian umur 4 hari setelah semai (HSS) yaitu: bila tempat pesemaian dilahan pekarangan setiap hari perlu penyiraman secara intesif. b). Cara pemeliharaan pesemaian dilahan sawah. Masa kecambah, atur ketinggian air dibawah tray/dapok. Masa pertumbuhan daun, atur ketinggian air sama dengan guludan jika penyemaian disawah Penulis : Muhammad Yusuf WKPP : Paya Ketapang