Loading...

APLIKASI RHIZOBIUM PADA BENIH KEDELAI DI KELOMPOK TANI MARGO UTOMO DESA TUMANGGAL KECAMATAN PENGADEGAN KABUPATEN PURBALINGGA

APLIKASI RHIZOBIUM PADA BENIH KEDELAI DI KELOMPOK TANI MARGO UTOMO DESA TUMANGGAL KECAMATAN PENGADEGAN KABUPATEN PURBALINGGA
1. ALAT DAN BAHAN • Benih Kedelai• Legin/Inokulan Rhizobium• Tanah bekas Tanaman Kedelai• Air • Besek/ember2. CARA APLIKASI /PENCAMPURAN RHIZOBIUM a. Dengan menggunakan Rhizobium (legium inokulan) Legin adalah bakteri Rhizobium berupa serbuk berwarna hitam, dibungkus dalam dalam kemasan kantung plastik.Penggunaan legin1. Basahi biji kedelai dengan air sampai lembab2. Campurkan legin pada biji yang lembab sedikitnya 7,5 gr/kg benih. .3. Biji yang telah dicampur dengan legin seegera ditanam. Jangan ditundah lebih dari 6 jam. Usahakan agar biji yang dicampur dengan legin tidak kena cahaya matahari langsung, akar biji tetap basah. Bila kering, legin dapat menurunkan efektifitasnyab. Pencampuran dengan menggunakan tanah yang pernah ditanami kedelai, adalah dengan cara mencampurkan tanah dari lahan yang sudah pernah ditanami kedelai, dengan biji kedelai yang akan ditanam. Perbandingannya 1 kg tanah untuk 10 kg biji kedelai yang akan ditanam.3. KESIMPULAN Kesimpulan dari aplikasi rhizobium adalah bintil akar yang efektif menghasilkan kerjasama (simbiose) yang sangat menguntungkan bagi tanamannya dalam proses fiksasi nitrogen. semakin efektif semakin merah sedang bintil akar yang tidak efektif bagian dalamnya berwarna keputih-putihan atau agak kehijauan. Dengan bintil akar yang efektif hampir semua kebutuhan nitrogen tanam dapat terpenuhi. Disusun oleh Kukuh Fajar A, A.Md (Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Pengadegan)