Loading...

ARISAN SARANA PENINGKATAN KESEJAHERAAN ANGGOTA POKTAN

ARISAN SARANA PENINGKATAN KESEJAHERAAN ANGGOTA POKTAN
"Arisan" beroperasi di luar ekonomi formal sebagai sistem lain untuk menyimpan uang, namun "arisan" juga dimaksudkan untuk kegiatan pertemuan yang memiliki unsur 'paksa' karena anggota diharuskan membayar dan datang setiap kali undian akan dilaksanakan. (Sumber: Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)." Sifat arisan di kelompok tani " GONDO TANJUNG " Kelurahan Setono, Kec. Jenangan yang dilaksanakan tgl 20 setiap bulannya merupakan ajang untuk mempererat persaudaraan dan memberikan informasi kepada anggota sebesar Rp 10.000,-" ungkap Salah satu pengurus poktan "Kesejahteraan" sudah menjadi milik manusia sejak jaman dahulu kala hingga sekarang ini, hanya saja"kesejahteraan" yang dicita-citakan umat manusia pada jaman dahulu berbeda dengan dengan yang dicita-citakan oleh umat manusia dewasa ini dan akan berbeda pula dengan "kesejahteraan" yang diinginkan oleh umat di kelak kemudian hari. Jadi secara garis besarnya pengertian organisasi"arisan" adalah suatu bentuk perkumpulan dari sekelompok orang yang saling menyatukan diri dalam suatu kerja sama untuk memenuhi kebutuhan mereka dalam segi materiil dengan cara bergiliran. Jadi "arisan" hanyalah merupakan kegiatan penunjang demi terwjudnya kesejahteraan, karena itu orang yang mengalami "kesejahteraan" belum tentu disebabkan oleh keikutsertaannya dalam "arisan", namun ada kemungkinan pula ketimpangan yang terjadi dalam suatu keluarga dapat disebabkan oleh kesibukan dari salah satu anggota dalam kegiatan "arisan". Jadi walaupun tujuan "arisan" tersebut menunjang terwujudnya "kesejahteraan", belum tentu dapat menjamin tercapainya tujuan tersebut dengan baik. Berhasil tidaknya tujuan tersebut sangat tergantung kepada masing-masing anggota kelompok tani itu sendiri. Apabila mereka tidak menyalah gunakan tujuan arisan tersebut. Arisan akan benar-benar dapat menunjang terwujudnya kehidupan kesejahteraan bagi anggota. Akan tetapi apabila mereka ikut"arisan" dengan tidak mempunyai tujuan seperti halnya tujuan "arisan" itu sendiri, maka akan menimbulkan masalah baru lagi, misalnya terjadi saling iri diantara anggota "arisan" itu sendiri, karena "arisan" digunakan bukan sebagai tempat memamerkan harta kekayaan mereka masing-masing. Motif terbentuknya kelompok "arisan" ada beberapa alternatif, yaitu sebagai berikut: 1. Mempererat hubungan kekeluargaan antar kelompok. 2. Memenuhi kebutuhan secara bergotong-royong. 3. Memperbanyak teman. 4. Hanya sekedar menabung. Dampak positif "arisan", adalah: 1. Memupuk rasa kegotong-royongan pada diri anggota kelompok "arisan". 2. Terjalin hubungan antar kelompok. 3. Bisa terpenuhi suatu kebutuhan Kelompok dengan cara menabung. 4. Mengisi waktu luang, sehingga tidak dipergunakan untuk mengadakan kegiatan yang tiada guna. Dampak negatif "arisan", antara lain: 1. "Arisan" digunakan sebagai tempat menceritakan kejelekan orang (ngrasani), sehingga malah tidakmenciptakan hubungan antar kelompok tersebut. 2. Banyaknya kegiatan "arisan", Misalnya : Arisan RT, Kelompok tani, Pokmas, Arisan KTNA , sehingga mereka tidak dapat menjalankan fungsi dan peranannya dalam keluarga. 3. "Arisan" digunakan sebagai tempat memamerkan harta kekayaan sehingga terjadi persaingan yang tidak sehat. "Arisan" secara umum, yang perlu kita kembangkan di setiap kelompok tani dan kita upayakan ke arah yang dapat menunjang pembangunan Pertanian demi terciptanya tujuan Pembangunan Pertanian Nasional. Ditulis : Joesoef Soegiarto,SP / admin Ponorogo /HP 085856289363