Penyuluhan adalah sebuah proses pembelajaran non formal bagi para petani dan keluarganya sebagai pelaku utama untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dari usaha pertanian yang dijalankannya, sehinga dapat memberikan hasil yang optimal dengan tetap mempertahankan kelestarian lingkungan. Dari berbagai macam metode penyuluhan, Penyuluhan masal jarang sekali diaplikasikan. Hal ini karena penyuluhan masal membutuhkan energi dan biaya lebih. Kabupaten Way Kanan sebagai kabupaten yang berbasis pertanian sangat konsen dalam mendukung pertanian dan kemajuan petani, hal ini menjadi salah satu alasan yang mempelopori kegiatan Asah Terampil Petani. Asah Terampil Petani adalah kegiatan cerdas cermat, dengan peserta merupakan wakil dari para kelompok tani dari masing – masing kecamatan. Pada zaman Pemerintahan Orde Baru, kegiatan ini lebih dikenal dengan istilah Kelompencapir. Kegiatan serupa sudah sangat lama tidak diselenggarakan, namun melihat dari manfaat yang sangat baik bagi kemajuan pembangunan pertanian, kegiatan tersebut mulai dibangkitkan kembali.Asah Terampil Petani yang diselenggarakan di Kabupaten Way Kanan merupakan kali kedua, sebelumnya penyelenggara dari kegiatan ini adalah PERHIPTANI Provinsi Lampung. Melihat dari tujuan yang baik dan manfaat yang besar, Bupati Way Kanan menginstruksikan kepada SKPD terkait yaitu Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) , Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Perkebunan dan Kehutanan, serta didukung oleh Dinas KomInfo untuk menyelenggarakan kegiatan Asah Terampil dan Rembug Tani. Dengan dukungan dari stake holder dibidang pertanian, kegiatan Asah Terampil Petani dapat berlangsung dengan baik dan masih berjalan hingga sesi final tingkat kabupaten.Kegiatan Asah Terampil Petani ini merupakan ajang bergengsi bagi para Penyuluh Pertanian Lapangan untuk menunjukan kesuksesan dan keseriusan dalam Tugas Pokoknya untuk membina petani. Selain uji pengetahuan, kegiatan ini merupakan ajang evaluasi dari materi-materi penyuluhan yang diberikan. Banyak hal yang menjadi perhatian sebagai masukan untuk merencanakan kegiatan penyuluhan, informasi tentang teknologi, dan cara pemenuhan kebutuhan keluarga petani dalam pemanfaatan lahan pekarangan. Banyak tambahan pengetahuan yang diperoleh petani, informasi teknologi dan budidaya banyak tersampaikan dalam bentuk pertanyaan dan penjelasan dari nara sumber. Uraian – uraian penjelasan diharapkan mampu membawa petani menjadi lebih baik dalam berbudidaya dan menjalankan usahanya dibidang pertanian. Melihat dampak positif yang ditimbulkan, Kabupaten Way Kanan sangat berharap agar kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari Pemerintah Pusat yang diwakili oleh Kementerian Pertanian, untuk menyelenggarakan dan mengagendakan kegitan ini secara rutin hingga tingkat nasional. Ditulis Oleh : Galuh Eska M