Loading...

ASET MEROKET, GAPOKTAN “RUKUN SEJAHTERA”

ASET MEROKET, GAPOKTAN “RUKUN SEJAHTERA”
Sebenarnya sama saja ketika awal melangkah. Sebagai pelaksana program PUAP, seperti gapoktan yang lain, Gapoktan "Rukun Sejahtera" Desa Nampirejo Kecamatan Temanggung Kabupaten Temanggung menerima dana bantuan stimulan untuk penguatan modal gapoktan sebesar 100 juta. Sejak menerima program PUAP tahun 2009 asset gapoktan terus bertambah dan kini telah mencapai Rp. 721.504.100,00.Program Pengembangan Usaha Agribinis Perdesaan (PUAP) merupakan program dari Kementerian Pertanian, yang didesain untuk penanggulangan kemiskinan, mengembangkan potensi dan penguatan kapasitas kelompok masyarakat miskin khususnya petani di perdesaan. PUAP dilaksanakan melalui penyediaan dana penguatan modal usaha petani sebesar seratus juta. Dana penguatan modal ini digulirkan kepada anggota melalui mekanisme yang disepakti bersama. Untuk lebih mengefektifkan dalam pengelolaan dana PUAP, masing-masing Gapoktan membentuk unit otonom untuk mengelolanya. Unit ini merupakan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A). Dalam menjalankan usahanya, Gapoktan Rukun Sejahtera melalui LKM-A sebagai unit usaha simpan pinjam gapoktan memperoleh permodalan dari :1. Dana PUAP 20092. Simpanan pokok3. Simpanan wajib4. Simpanan sukarela (Sintani, Sididik, Siraya)5. Donasi6. Penguatan modalDan ternyata komponen modal terbesar berasal dari simpanan sukarela. Simpanan sukarela sebesar Rp 443.207.900,-, dengan rincian simpanan petani 402.146.100,-; simpanan pendidikan 15.798.600,-; dan simpanan hari raya 25.263.200. Ini artinya tumbuh dan berkembangnya permodalan benar-benar berasal dari anggotanya sendiri. Dengan kemampuan modal yang dimiliki saat ini anggota yang meninjam bisa mengajukan pinjaman sebesar Rp. 20.000.000,-. Kunci keberhasilan pengembangan PUAP di Gapoktan Rukun Sejahtera antara lain :1. Adanya kepastian pelayanan serta kemudahan akses petani untuk penyimpanan dan peminjaman;2. Prosedur pelayanan yang sederhana dan cepat;3. Kedekatan lokasi pelayanan dengan tempat tinggal petani;4. Pengelola LKM-A sangat memahami karakter petani sebagai nasabah dan terjalin keakraban;5. Komitmen bersama untuk memajukan GapoktanAdanya reward bagi anggota yang disiplin semakin memikat para anggota untuk lebih bersungguh-sungguh. Seperti pada RAT (Rapat Anggota Tahunan) tutup buku tahun 2015, anggota yang disiplin menerima doorprize dan bagi peminjam diatas 10 juta yang disiplin dalam mengangsur memperoleh hadiah Rp. 300.000,- yang berasal dari uang pribadi Ketua Gapoktan H. Mulyo Utomo. Saat ini kantor Gapoktan dan LKM-A masih menggunakan fasilitas kantor desa. Oleh karena itu, program kerja kedepan Gapoktan akan membangun kantor sendiri sehingga pelayanan kepada anggota akan semakin baik. (Fajar Wardono_Bapeluh Kab. Temanggung)