Setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Sinoa, kegiatan Sosialisasi AUTP dan AUTS pada hari Rabu dan Kamis, 5 - 6 Februari 2020 dilanjutkan di Kecamatan Uluere, tepatnya di Desa Bonto Daeng, Bonto Tallasa, dan Bonto Rannu. Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Kabid Penyuluhan, Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian, Kabid Peternakan, Kepala BPP, PPL, Kelompok Tani, Pemerintah Desa setempat, Babinsa, dan tokoh masyarakat setempat. Dalam pemaparannya, Kadis Pertanian (Budi Taufik) menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilakukan agar kedua program tersebut (AUTP-AUTS) dapat diketahui, dilaksanakan, dan dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Bantaeng. Lebih lanjut disampaikan bahwa selain Dinas Pertanian, peran serta Pemerintah Desa dan masyarakat setempat dalam menyebarkan informasi akan sangat membantu proses pelaksanaan kedua program tersebut. Kepala BPP Loka, Hendra Asmara menjelaskan bahwa AUTP dan AUTS yang dilaksanakan di Kabupaten Bantaeng berbeda pelaksanaannya dengan kabupaten lain secara umum. Hal ini karena Pemda Bantaeng mengambil inisiatif untuk menggratiskan pembayaran premi dari kedua program itu. Untuk diketahui, bahwa AUTP adalah Asuransi Usahatani Padi dengan besaran premi sejumlah Rp.180.000,-/hektar/musim tanam, dengan rincian 80% (Rp.144.000,-) dibayarkan oleh Pemerintah Pusat, dan 20% (Rp.36.000,-) berasal dari swadaya petani. Sedangkan AUTS adalah Asuransi Usaha Ternak Sapi dengan besaran premi sejumlah Rp.200.000,-/ekor/tahun, dengan rincian 80% (Rp.160.000,-) dibayarkan oleh Pemerintah Pusat dan 20% (Rp.40.000,-) berasal dari swadaya peternak. Dari kedua asuransi pertanian tersebut, biaya swadaya petani dan peternak (yang 20%) selanjutnya dibayarkan oleh Pemda Bantaeng melalui APBD Kabupaten. Dengan demikian, petani dan peternak yang memenuhi syarat dapat mendaftarkan usahatani padi dan usaha ternak sapinya secara gratis. Kegiatan sosialisasi ini rencananya akan dilaksanakan di 8 (delapan) kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bantaeng, yang pelaksanaannya dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng bekerjasama dengan Pemerintah Desa/Kecamatan setempat.