Untuk lebih meningkatkan kersajama antar kelembagaan penyuluhan dengan perguruan tinggi di Provinsi Gorontalo, maka Bakorluh Prov.Gorontalo melalui prakarsa Kepala Badan (DR.Alwarits Nggole,MP) melakukan kegiatan pertemuan dengan jajaran perguruan tinggi masing-masing Dekan Fakultas Pertanian dan Fakultas Perikanan dari perguruan tinggi swasta dan negeri di Provinsi Gorontalo dengan jajaran penyuluhan baik pejabat dan penyuluh dari Bakorluh, BP4K Bone Bolango dan parah penyuluh, bertempat di kantor BP3K Suwawa Kab. Bone-Bolango, 5 Agustus 2016. Dalam rapat tersebut DR.Alwarits Nggole,MP menyampaikan beberapa hal penting terkait Program Nawacita pemerintah, bahwa untuk mewujudkan kedaulatan pangan di mana Indonesia, maka harus mengatur masalah pangan secara mandiri. Sebagai bentuk perwujudannya adalah kemampuan untuk bisa mencukupi pangan dari produksi dalam negeri, pengaturan kebijakan pangan yang dirumuskan dan ditentukan oleh bangsa sendiri, serta kemampuan melindungi dan mensejahterakan pelaku utama pangan, terutama petani.Guna mewujudkan program kedaulatan pangan, maka Badan PPSDM Pertanian pada tahun 2016 mencanangkan program gerakan pemberdayaan petani terpadu (GPPT). GPPT adalah suatu program/gerakan pemberdayaan petani secara terpadu melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendidikan. Untuk kegiatan penyuluhan dan pelatihan provinsi gorontalo mendapatkan alokasi kegiatan dari pusat berupa pengawalan dan pendampingan penyuluh, diklat tematik bagi aparatur dan non aparatur, sedangkan untuk pengawalan mahasiswa provinsi gorontalo belum mendapatkan. Sebagai implementasi dalam rangka mensukseskan program GPPT tersebut, maka Bakorluh Provinsi Gorontalo selain melaksanakan kegiatan rutin penyelenggaraan penyuluhan, penguatan kelembagaan penyuluhan serta peningkatan kapasitas sdm serta kegiatan inovasi yakni BP3K binaan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menjadikan kembali BP3K sebagai rumah bagi para penyuluh dan petani melalui program dan kegiatan aksi diantaranya berupa demonstrasi plot dan pasar tani Atas pelaksanaan kegiatan ini pihak perguruan tinggi menyambut baik dan sangat mengapresiasi sebagai salah satu upaya langkah maju guna lebih meningkatkan kerjasama mereka dengan kelembagaan penyuluhan. Terobosan Bakorluh tersebut mereka sangat harapkan demi memaksimalkan fungsi kelembagaan penyuluhan dan kelembagaan pendidikan.Pada pelaksanaan rapat pihak perguruan tinggi yang diwakili para dekan dan mahasiswa memberi usul dan saran, oleh Dekan Pertanian UMG memberi masukan bahwa perlunya MOU kemitraan antara lembaga penyuluhan dan perguruan tinggi, perlunya publikasi melalui media informasi atas pelaksanaan kegiatan bersama, Pihak Universitas Muhammadiyah Gorontalo akan membuka kelas karyawan bagi pegawai yang akan melanjutkan studi. Selanjutnya Dekan Pertanian Universitas Ikhsan menyatakan perlu ada penentuan judul atau topik kegiatan, perlunya ada pengembangan sistem budidaya aquaponik, pelaksanaan penelitian oleh mahasiswa maupun dosen kiranya memungkinkan dilaksanakan di BP3K. Menanggapi saran tersebut Kaban Bakorluh Prov.Gorontalo menyatakan akan menindaklanjutinya sebagimana mestinya, serta kegiatan ini akan diteruskan demi suksesnya kedaulatan pangan di Provinsi Gorontalo.