Loading...

Bangkitkan Lumbung

Bangkitkan Lumbung
BANGKITKAN LUMBUNGOleh: Sri Saptaningsih Ganewati,SP ,MSi Lumbung adalah bangunan penyimpanan padi-padian yang telah dirontokan maupun yang belum dirontokkan, Lumbung sering kali dibangun dalam bentuk panggung dengan kaki tinggi dari atas tanah untuk mencegah agar padi yang disimpan tidak dimakan tikus atau binatang lain.kadang kala lumbung juga digunakan untuk menyimpan pakan ternak. Pada peradaban purba atau primitif, lumbung kebanyakan terbuat dari tanah liat atau tembikar. Lumbung Desa adalah salah satu kelembagaan yang ada di masyarakat yang telah lama berperan dalam pengadaan pangan terutama dalam musim paceklik. Peranan Lumbung Desa di masa lalu lebih bersifat sosial dan sebagai tempat untuk menyimpan hasil panen yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di musim paceklik. Perkembangan zaman dan faktor banyaknya kebutuhan hidup masyarakat yang menyebabkan warga enggan menyimpan padi dalam jumlah banyak, jadi setiap kali panen petani cenderung untuk menjual sebagian besar hasil panennya dan sebagian kecilnya lagi digiling serta disimpan dalam rice box. Inilah kenyataan yang ada saat ini. Untuk menggiatkan kembali agar para petani menyimpan cadangan makanannya di dalam lumbung memang membutuhkan kerja keras dari pihak yang terkait dengan pertanian maupun pangan dan terlebih lagi para PPL pertanian sebagai ujung tombak roda ekonomi petani, merekalah yang secara langsung selalu berkomonikasi dengan para petani, sehingga lebih mudah menggerakkan dan mengetuk hati petani agar selalu menyisakan hasil panennya dan menyimpan kedalam lumbung. Beberapa alasan yang mendasari pentingnya lumbung pangan adalah :a) Masih banyak penduduk miskin dan Rawan Pangan ; b) Dampak Anomali Iklim yang sulit diprediksi, berpotensi menimbulkan ketidakpastian produksi semakin besar (gagal panen, banjir, kemarau panjang) dan kejadian bencana; c) Masa panen tidak merata antar waktu ; d) Masih banyak daerah/kabupaten yang masuk kategori kerawanan pangan; e) Banyaknya kejadian darurat memerlukan adanya lumbung sebagai cadangan pangan untuk penanganan pasca bencana, penanganan rawan pangan, dan bantuan pangan wilayah. Pendirian Lumbung Pangan Masyarakat bertujuan untuk:1. Meningkatkan volume stok Cadangan Pangan di Kelompok Lumbung Pangan untuk menjamin akses dan kecukupan pangan bagi anggotanya terutama yang mengalami kerawanan pangan;2. Meningkatkan kemampuan pengurus dan anggota kelompok dalam pengelolaan Cadangan Pangan; 3. Meningkatkan fungsi kelembagaan Cadangan Pangan Masyarakat dalam penyediaan pangan secara optimal dan berkelanjutan.sebanyak 25 (dua puluh lima) kg/orang, maka kebutuhan pangan kelompok untuk 3 (tiga) bulan adalah 2500 (dua ribu lima ratus) kg (2,5 ton).Apabila iron stock sudah terpenuhi, pangan selebihnya dapat dikelola oleh kelompok untuk mendukung keperluan operasional pengelolaan lumbung. Kegiatan tersebut dapat berupa pelayanan simpan-pinjam atau jasa lain yang diatur dalam kesepakatan kelompok;4. Melakukan penggantian dan penyegaran Cadangan Pangan secara periodik sesuai dengan daya tahan simpan (beras mempunyai daya tahan simpan 3 bulan tanpa perlakuan sedangkan gabah mernpunyai daya tahan simpan dapat mencapai 1 (satu) tahun setelah dilakukan pengeringan dengan kadar air 14 - 18 %);5. Melakukan peningkatan kemampuan manajemen kelompok;6. Melakukan pencatatan dan pembukuan secara baik, rapi dan teratur, baik pembukuan keuangan maupun pembukuan arus keluar masuk Cadangan Pangan; Pada Tingkat Anggota lumbung juga diperlukan kesungguhan dalam mendukung kegiatan kelompok diantaranya dengan melakukan hal-hal sebagai berikut :1. Menghadiri pertemuan dan mengikuti kegiatan Kelompok Lumbung Pangan secara aktif;2. Mematuhi aturan dan sanksi yang telah disepakati bersama;3. Mengembalikan pinjaman Cadangan Pangan beserta jasanya secara tepat waktu; 4. Melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pengelolaan Cadangan Pangan yang dilakukan pengurus.(K)