Garis wajah cerah dan berseri berganti lelah dan kecewa jelas terlihat pada diri petani anggota Poktan Bangun Tani Desa Gunungwuled. Baru satu musim menikmati aliran air yang dibuat dengan susah payah secara swadaya terhenti karena talud yang digunakan untuk menahan air tererosi. Padahal sebelumnya hal yang sama terjadi pada saluran dekat sumber. Berbagai usaha telah dilakukan, dari mulai menggalang dana dari anggota, kerja bakti memperbaiki saluran, termasuk mengajukan bantuan ke Dias terkait. Sudah pernah diferifikasi tapi belum membuahkan hasil. Menurut Bapak Amirudin Ketua P3A Giri Mulyo Desa Gunungwuled seandainya ada paralon sebesar 8 in sepanjang 200m insya Alloh bisa mengatasi hal tersebut.