Loading...

Banjir Bandang Areal Pertanian Desa Lawang Agung

Banjir Bandang Areal Pertanian Desa Lawang Agung
Banjir Bandang Areal Pertanian Desa Lawang Agung Bencana alam berupa luapan air dari aliran sungai kembali terjadi, Banjir Bandang menjadi bencana yang sering terjadi di daerah aliran sungai pada saat musim penghujan, dimana daya tampung sungai yang ada tidak lagi mampu menahan jumlah debit air yang begitu besar akibat kiriman dari hulu sungai dan curah hujan yang sangat tinggi. Desa Lawang Agung yang terletak di Kecamatan Sindang Beliti Ulu Kabupaten rejang lebong provinsi bengkulu tercatat telah dua kali mengalami bencana serupa di sepanjang tahun 2019, tepatnya di awal dan akhir tahun ini. Selasa Sepuluh Desember Tahun Dua Ribu Sembilan Belas bencana ini kembali terjadi, Banjir Bandang yang lebih besar terjadi di Sepanjang Aliran Sungai Beliti Besar yang berada di tengah areal persawahan dan perkebunan masyarakat Tepatnya kejadian tersebut mulai terjadi pukul 03.00 WIB dini hari hingga pukul enam sore harinya. kelompok tani Tunas Muda dan Utama karya yang lahan persawahnya terdampak bencana ini tak mampu berbuat banyak, mereka hanya mampu mendokumentasikan sekaligus melaporkan bencana ini kepada penyuluh pertanian dilapangan dengan harapan bisa di tindak lanjuti ke dinas pertanian kabupaten, demikian di ungkapkan Ujang Sai dan Iskandar selaku ketua kelompok tani di desa tersebut. Bencana ini diakibatkan oleh intensitas hujan yang sangat tinggi baik di desa Lawang Agung maupun di daerah hulu sungai yang berasal dari daerah Ranah Kurung kabupaten Kepahiang, sehingga debit air yang mengalir kesungai menjadi sangat besar mengakibatkan banjir bandang sepanjang sungai beliti besar. selain itu pepohonan yang dahulu tumbuh sangat lebat di sepanjang aliran sungai ini kini juga menjadi sangat sedikit sehingga juga tak mampu untuk menahan air. pembukaan lahan dan pembuatan pemukiman menjadi salah satu minimnya pohon pohon penyangga sungai beliti besar. Akibat banjir bandang ini areal pertanian baik perkebunan, sawah dan bangunan-bangunan irigasi, serta jembatan yang ada diwilayah desa Lawang Agung menjadi rusak ringan sampai rusak berat, termasuk bagunan DAM PARIT yang telah dibuat oleh kelompok tani Tunas Muda Tahun 2019 Sepanjang + 95 Meter (termasuk brronjong) mengalami rusak Kategori BERAT sehingga tidak dapat digunakan kembali. Ditulis : Didik Ari Supeno, S.ST Penyuluh Pertanian Kecamatan Sindang Beliti Ulu