Loading...

Bantuan Alsin Pasca Panen

Bantuan Alsin Pasca Panen
Salam KOSTRATANI #pertaniantidakberhenti Kabupaten Kutai Kartanegara rata rata petaninya berumur di atas 50 tahun, tentunya kemampuan fisiknya sudah menurun. Untuk tetap bisa dan meningkatkan pelaksanaan kegiatan pertaniannya Pemerintah Pusat maupun Daerah telah membantu berbagai alat mesin pertanian utamanya hand traktor untuk olah tanah. Tahap pengolahan tanah memerlukan tanaga paling tinggi dalam berusahan tani terutama padi sawah. Kerena lahan harus sudah siap ditanami ketika benih yang telah disemai sudah cukup umur (biasanya 20) hari untuk ditanam di lahan sawah. Bila olah lahan terlambat atau lebih dari 30 hari maka perkembangan tanaman kurang baik atau jumlah anakan tidak optimal. Selanjutnya ditahap pemeliharaan pemerintah membantu petani dengan pupuk subsidi agar produktivitas tanaman optimal, sesuai dengan yang diharapkan. Untuk medapatkan pupuk subsidi petani wajib bergabung dalam kelompoktani. Kemudian kelompoktani menyususun rencana definitif kelompok (RDK) menggambarkan rencana usaha tani yang akan dilaksanakan dalam satu tahun musim tanam. Dari rencana definitif kelompok ini sebagai dasar menyusun rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK). Di rencana kebutuhan kelompok inilah tergambar kebutuhan pupuk dari masing masing anggota. Disamping pupuk subsidi juga tersedia pupuk non subsidi tentunya dengan harga lebih tinggi Pada saat ini di tengah pandemi covid-19 yang melanda dunia tidak menyurutkan langkah Dinas Pertanian dan Peternakan kabupaten Kutai Kartanegara untuk mendorong petani untuk terus bersemangat mengelola usaha taninya dengan memberikan bantuan alat perontok padi dan jagung. Di situasi pandemi covid-19 ini, bahan pangan terutama beras, harus tetap tersedia di tengah masyarakat dalam jumlah yang cukup dan harga terjangkau. Agar tidak terjadi gejolak di tengah masyarakat. Pemerintah Pusat melaui Kementerian Pertanian, mendistribusikan alat sesuai dengan hasil calon petani calon lokasi tahun 2020, berupa 8 (delapan) unit power threser multiguna, 3 (tiga) unit corn sheller, 1 (satu) corn sheller mobile dan 3 (tiga) unit power threser. Untuk membantu petani dalam penanganan saat panen. Dengan alat ini perontokan padi atau memipil jagung akan lebih efektif dan efisien sehingga kwalitas produksi padi atau jagung akan lebih baik. Bantuan alat yang dibagikan sudah sesuai dengan permohonan dari kelompoktani. Ini artinya alat tersebut yang dibutuhkan oleh petani sesuai dengan situasi dan kondisinya. Power threser maupun corn sheller telah selesai dibagikan pada bulan April 2020, di 14 desa, 10 kecamatan. Pada kesempatan menyerahkan bantuan di kelompoktani Rukun Makmur kelurahan Mangkurawang Bapak Ir. Sya’rani selaku Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian berharap bantuan power threser multiguna yang diterima agar dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh kelompok sehingga dapat membantu kegiatan panen. Lebih lanjut dikatakan kita bersyukur sudah mendapat bantuan, masih banyak kelompok yang belum mendapat bantuan semoga di tahun anggaran 2021 bisa dipenuhi. Penulis : Ir. I Wayan Gede Sumehartha Penyuluh Pertanian Madya Kepala Bidang Usaha dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara Ananias, S.Hut., M.P Nip. 19811015 200502 1 003 Penyuluh Ir. I Wayan Gede Sumehartha Nip 19630916 199103 1 008