Bantuan Jagung Hibrida Pada Kelompok Tani Di Kecamatan Karang Penang
Kebutuhan benih bersertifikat dengan varietas baru mampu mendongkrak produksi tanaman jagung di Kecamatan Karang Penang, sehingga Untuk mendukung program UPSUS dalam meningkatkan luas tambah tanam (LTT) perlu dilakukan rekayasa optimalisasi lahan yang semakin menyempit, sedangkan target capaian tanam dan panen harus memenuhi kebutuhan Nasional demi swasembada pangan. Maka Pemerintah memberikan bantuan hibah benih jagung hibrida kepada petani dengan varietas unggul yang mampu meningkatkan produksi jagung untuk mengimbangi perekonomian pangan yang hanya mengandalkan jagung lokal. Bantuan benih jagung hibrida tersebar di 7 Desa sentra tanaman jagung dengan jumlah kelompok 55 kelompok penerima hibah jagung hibrida varietas PIONEER. Pendistribusian benih dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 20 - 22 Nopember 2019 dan sudah terdistribusi kepada kelompok yang terdaftar. Awal musim hujan petani di Kecamatan Karang Penang sudah mulai melakukan kegiatan tanam jagung baik di lahan kering. Pada saat awal turun hujan sampai 3 atau 4 kali hujan Petani Kecamatan Karang Penang biasanya sudah melakukan persiapan untuk menanam jagung. Walau agak terlambat dengan waktu tanam petani, tetapi benih jagung yang turun masih bisa tertanam dengan baik. Pendistribusian benih ini sangat mendapatkan respon positif bagi petani, menurut Mahput yaitu Ketua Kelompok Tani Ja’ah II Desa Karang Penang Oloh. “bantuan ini sangat membantu untuk meningkatkan produksi hasil jagung, dimana masyarakat petani Desa Karang Penang Oloh yang 2 tahun terakhir sudah menanam jagung hibrida mengeluh karena harga benihnya yang mahal”. Dengan bantuan benih jagung hibrida ini mereka sangat terbantukan. Diharapkan dengan bantuan benih dari pemerintah bisa meningkatkan produksi jagung dan meningkatkan pendapatan petani juga. Penulis : Tuhu Prasetyani Admin BPP Karang Penang : Tuhu Prasetyani