Dalam rangka percepatan program peningkatan produksi Pajale, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkayang melaksanakan Diklat Tematik Jagung bagi Penyuluh Pertanian. Diklat ini akan dilaksanakan pada tanggal 7-13 Maret 2016 di UPT Dinas Pertanian Bengkayang Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kec. Sanggau Ledo. Diklat diikuti oleh 30 orang penyuluh pertanian Kabupaten Bengkayang. Diklat tematik jagung ini dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Kab. Bengkayang, Ir. Yonathan P. Peno, M.Si. Pembukaan Diklat ini (7/3/2016) juga dihadiri oleh perwakilan Danramil Sanggau Ledo, perwakilan Camat Sanggau Ledo, Kabid Penyuluhan dan Ketahanan Pangan, Ka UPT Dinas Pertanian/Pengelola BP3K Sanggau Ledo, Kasi Sumber Daya Penyuluh beserta staf Dinas Pertanian Kab. Bengkayang. Dalam sambutannya, Kadis Pertanian menyampaikan bahwa penyuluh harus bisa memotivasi petani agar mau menanam jagung karena beberapa potensi yaitu harga jagung saat ini semakin membaik, pemasaran sangat mudah, tingkat kesuburan tanah di Kabupaten Bengkayang sangat baik untuk komoditas jagung sehingga Kabupaten Bengkayang dikenal sebagai sentra jagung di Provinsi Kalimantan Barat. Namun Kadis juga menyampaikan bahwa secara umum menurunnya produktivitas untuk Kabupaten Bengkayang karena luas tanam dan luas panen yang berkurang. Hal ini bisa disebabkan alih fungsi lahan menjadi lahan sawit, faktor cuaca, dan hama penyakit. Kabid Penyuluhan dan Ketahanan Pangan, Darwis, S.TP. dalam presentasinya menyampaikan untuk peningkatan produksi jagung perlu penambahan luas tanam dan luas panen, itu juga merupakan tugas penyuluh memotivas petani agar mau menanam jagung. Karena selaras dengan materi yang disampaikan Kasi Sumber Daya Penyuluh, Mutiara, S.ST. dalam presentasinya bahwa penyuluh pertanian adalah agen perubahan (agent of change) yang berperan sebagai fasilitator, mediator dan dinamisator dalam upaya membantu mengatasi kendala-kendala yang dihadapi petani. Ada 2 orang fasilitator akan memberikan materi diklat tematik jagung ini, yaitu Bapak Nyata selaku Koordinator Penyuluh di BP3K Sanggau Ledo, dan Bapak Ajudin WS, S.TP. selaku Koordinator Jabatan Fungsional (KJF) Kab. Bengkayang. Materi pendahuluan yang disampaikan oleh Bapak Nyata merupakan penjelasan silabus materi diklat. Materi diklat yang akan diberikan yaitu budidaya tanaman jagung mulai dari persiapan lahan sampai dengan pasca panen. Sementara metode diklat berupa pemaparan materi dalam kelas, praktek dilapangan dan kunjungan lapang. Untuk kemudahan pelaksanaan kegiatan diklat, pada materi pendahuluan tersebut juga ditunjuk ketua kelas beserta pembagian kelompok diklat. (wem)