Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dan Direktorat terkait terus mengupayakan peningkatan produksi melalui dua usaha yaitu, peningkatan produktivitas dan perluasan areal tanam (anonym, 2010). Peningkatan produktivitas hanya dapat dicapai dengan teknologi yang adaptive dengan lingkungan. Salah satu teknologi yang sangat adalah benih unggul. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian telah melepas puluhan varietas jagung, baik komposit maupun Hibrida.Hasil wawancara dan diskusi di beberapa wilayah di Indonesia dengan Petani, bahwa ada beberapa kendala dalam pengembangan varietas unggul baru anatara lain, 1). Kurangnya sosialisasi varietas-varietas baru tersebut, sehingga petani kurang mengetahui varietas unggul baru dimaksud. 2). Keterbatasan ketersediaan benih tersebut, jika diperlukan oleh petani, 3). Adanya kesenjangan anatara jenis maupun mutu benih yang beredar dipasaran dengan preferensi petani. Sedangkan beberapa factor yang mempengaruhi preferensi petani terhadap suatu varietas adalah daya hasil yang tinggi, umur, tinggi tanaman, bentuk biji, warna dan ketahanan terhadap hama/penyakit tanaman. Dari beberapa kendala tersebut dipandang perlu sosialisasi varietas unggul baru tersebut, baik melalui penyuluhan, dan pembuatan brosure serta melalui internet. Beberapa deskripsi Varietas Unggul Jagung :Jagung KompositWisanggeni, Tahun lepas : 1995Asal : Seleksi saudara kandung (full-sib) pool 2Umur : 50% keluar rambut : + 50 hari, Panen : + 90 hariBatang : ketegapan sedangTinggi tanaman : + 215 cmDaun : Lebar, ujungnya terkulaiPerakaran : BaikTongkol : Silindris, diameter + 4,5 cmBentuk/warna : Mutiara (flint) / kuningBaris biji : Lurus dan rapatBobot 100 biji : + 285 gRata-rata hasil : + 5,25 t/ha pipilan keringPotensi hasil : 8,0 t/ha pipilan keringKetahanan : cukup tahan penyakit bulaiDaerah sebaran : Baik untuk dataran rendah sampai 500 m dpl Bisma, Tahun lepas : 4 September 1995Asal : Persilangan Pool 4Umur : 50% keluar rambut : + 60 Batang : tegap, tinggi sedang (+ 190%)Tinggi tanaman : + 230 cmDaun : -Perakaran : BaikTongkol : Silindris, dan besarBentuk/warna : Mutiara (flint) / kuningBaris biji : Lurus dan rapatBobot 100 biji : + 307 gRata-rata hasil : + 5,7 t/ha pipilan keringPotensi hasil : 7,0 - 7,5 t/ha pipilan keringKetahanan : cukup tahan penyakit karat dan bercak daunDaerah sebaran : Baik untuk dataran rendah sampai 500 m dpl Provit A1 Tahun lepas : 23 September 2011Asal : CIMMYT-Afrika (Kenya), nama populasi Oba-tanpaUmur : Berbunga betina + 49 hari, panen/masak fisiologis : + 96 hari Batang : -Tinggi tanaman : + 192 cmDaun : -Perakaran : -Tongkol : -Bentuk/warna : Mutiara, semi mutiara / Kuning KemerahanBaris/tongkol : 12 - 14 barisBobot 100 biji : + 318 gRata-rata hasil : + 6,60 t/ha (k.a. 15 %)Potensi hasil : 7,4 t/ha (k.a. 15 %)Ketahanan : sangat peka penyakit bulai Daerah sebaran : Lingkungan kering bercurah hujan sedang Provit A2 Tahun lepas : 23 September 2011Asal : CIMMYT-Thailand, nama populasi CarotenoidUmur : Berbunga betina + 50 hari, panen/masak fisiologis : + 98 hari Batang : -Tinggi tanaman : + 198 cmDaun : -Perakaran : -Tongkol : -Bentuk/warna : Mutiara, / Kuning KemerahanBaris/tongkol : 12 - 14 barisBobot 100 biji : + 315 gRata-rata hasil : + 6,4 t/ha (k.a. 15 %)Potensi hasil : 8,86 t/ha (k.a. 15 %)Kand. Beta carotene : 0,081 ppmKetahanan : sangat peka penyakit bulai Daerah sebaran : Lingkungan kering bercurah hujan sedang Jagung Hibrida Bima 1 Tahun lepas : 22 Oktober 2001Asal : Mr-4/Mr-14, Mr-4 dikembangkan dari populasi MSJ1. Mr-14 dikembangkan Dari populasi Suwan3Umur : 50% keluar rambut + 54 hari, panen/masak fisiologis : + 97 hari Batang : -Tinggi tanaman : + 215 cmDaun : -Perakaran : -Tongkol : panjang dan silindris (18 cm)Tinggi Tongkol : 94 cmKelobot : Tertutup baik (+ 95%)Bentuk/warna : Mutiara, / Kuning Baris/tongkol : 12 - 14 barisBobot 100 biji : + 310 gRata-rata hasil : + 7,2 t/ha Potensi hasil : 8 - 9 t/ha Ketahanan : agak tahan penyakit bulai, bercak karat Daerah sebaran : dataran rendah sampai 1.200 m dpl Bima 2 BantimurungTahun lepas : 7 Februari 2007Asal : B 11-209/Mr-14. B 11-209 dikembangkan dari galur introduksi TAMNETUmur : 50% keluar rambut + 57 hari, panen/masak fisiologis : + 100 hari Batang : -Tinggi tanaman : + 200 cmDaun : -Perakaran : -Tongkol : besar, panjang dan silindris (21 cm)Tinggi Tongkol : 100 cmKelobot : Tertutup baik (+ 98%)Bentuk/warna : Semi Mutiara, / Kuning Baris/tongkol : 12 - 14 barisBobot 100 biji : + 378 gRata-rata hasil : + 8,51 t/ha Potensi hasil : 11 t/ha Ketahanan : agak toleran penyakit bulai, bercak karat Daerah sebaran : beradaptasi baik pada lahan kurang subur Ditulis kembali : Dani MedionoviantoSumber : Balit Serealia Maros