Sebagai upaya mendongkrak produksi (total hasil) dan produktivitas (hasil persatuan luas), di wilayah kerja BPP Mekarmukti tepatnya dikelompoktani Tani Mukti Desa Jagabaya mencoba membudidayakan Benih Hibrida NK 2133 yang memiliki potensi hasil lebih tinggi dibandingkan dengan varietas inbrida seperti ciherang atau IR64.
Pada kegiatan demplot ini kami mendapat dukukangan dari perusahaan benih (PT.syngenta) dengan memfasilitasi benih Hibrida NK2133 untuk diujicobakan dilahan petani, dari mulai semai tanam dan pemeliharaan diamati dan dipantau bersama petani dan kelompoktani sekitar.
Sistem tanam yang dilakukan dengan Jajar legowo 2 : 1 dengan harapan dapat memberikan hasil yang maksimal, berbeda dari biasanya lahan sawah sebelum tanam diaplikasikan kapur dolomit untuk meningkatkan pH tanah supaya mendekati netral, dan diaplikasikan pupuk organik sebelum tanam. Umur benih yang ditanamkan 21 hari setelah sebar, dengan pertimbangan teknis bahwa lahan sawah merupakan endemik hama keong mas.
Dalam pertumbuhannya padi Hibrida ini berbeda dari varietas lain tanaman lebih tinggi dan pertumbuhannya seragam, umur sampai panen 97 HST lebih genjah daripada varietas inbrida (ciherang). dan setelah dilakukan panen dan ubinan hasil yang diperolah 5 kg, sehingga produktivitasnya mencapai 8 ton/Ha.