Loading...

BERAS HITAM KEBANGGAAN DESA CIBEUSI KEC. CIATER

BERAS HITAM KEBANGGAAN DESA CIBEUSI KEC. CIATER
Tim Penyusun BPP Kec. Ciater Siapa sangka, ternyata Subang bukan hanya dikenal sebagai lumbung padi, tetapi juga memiliki jenis padi yang tergolong langka karena jarang ditemukan di daerah lain. Padi / beras hitam namanya. Selain Subang, hanya sedikit daerah yang memiliki beras jenis ini diantaranya Indramayu, Sleman, Malang, Purwokerto dan Tana Toraja. Di Subang, beras hitam ditanam oleh petani Desa Cibeusi Kecamatan Ciater dari jaman dahulu.“Beras hitam sudah ditanam para leluhur kami sejak lama, namun entah sejak kapan” ujar Elly Syah warga desa Cibeusi, tokoh petani padi hitam anggota KWT Sari Rasa Binaan BPP Ciater.Beras hitam yang ditanam petani desa Cibeusi biasa disebut beas gadog oleh masyarakat sekitar. Saat ini selain menanam padi hitam asli Cibeusi, masyarakat juga menanam padi hitam hasil kawin silang dengan varietas yang disebut padi pendek oleh masyarakat sekitar. Hasilnya beras hasil perkawinan tersebut berwarna lebih hitam dan bentuk lebih lonjong dari beras gadog asli. Kini, selain di Cibeusi, daerah lain di Subang juga sudah mulai mencoba menanam beras hitam.“Selain dikonsumsi masyarakat sekitar, beras produksi Cibeusi ini banyak dijual ke berbagai Rumah Makan di Bandung,” lanjut Elly yang kini mulai menjuak beras hitam Cibeusi dengan merek Menak.Secara ilmiah beras hitam memang memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia seperti: Antioksidan yang kuatSeperti halnya blackberry, raspberry dan duwet, beras hitam juga mengandung pigmen flavonoid yang disebut antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan yang kuat. Menurut penelitian antosianin bermanfaat dalam pengiobatan penyakit kanker, diabetes, jantung hingga Alzheimer. Efek antosianin yang berlimpah dalam beras hitam juga membuat ekstrak beras hitam khasiatnya setara dengan obat simvastatin yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.