Loading...

BERBUDIDAYA TANAMAN SINGKONG DI TANAH TEGALAN

BERBUDIDAYA TANAMAN SINGKONG DI TANAH TEGALAN
Tanaman singkong atau ubi kayu merupakan tanaman yang pokok ke 3 setelah padi dan jagung. Tanaman singkong banyak sekali digemari oleh masyarakat kita, karena selain sebagai makanan pokok, singkong juga banyak digunakan sebagai makanan olahan. Bukan hanya umbi saja yang bisa dimanfaatkan, daun nya juga bisa dioleh menjadi sayur yang enak untuk dinikmati. Pada dasarnya tanaman singkong ini sangat mudah tumbuh dimana saja, tetapi kalau kita tdk memperhatikan tanahnya, maka umbi yang dihasilkan akan kecil-kecil dan berkayu. Oleh sebab itu perlu sekali kita perhatikan jenis dan tanah yang bisa sangat cocok dengan singkong. Adapun teknik dari budidaya singkong di tanah tegalan ini adalah sebagai berikut : 1. Syarat tumbuh Singkong dapat hidup di ketinggian tempat 10-700 mdpl, curah hujan 1.500-2.500 mm/tahun, tekstur tanah remah, gembur dan tidak terlalu liat serta pH tanah 4,5-8 2. Varietas yang dianjurkan adalah Valenca, Gading, Mangi, Betawi, Basiorao, Bogor, SPP, Muara, Mentega, Andira 1, Andira 2, Andira 4, Malang 1 dan Malang 2 3. Penanaman Bibit yang baik berasal dari tanaman induk yang cukup tua (10-12 bulan), Batang telah berkayu, berdiameter 2,5 cm dan lurus, bibit berupa stek dari batang bagian bawah sampai tengah. Pengolahan tanah dilakukan mulai dri pembersihan lahan, pembuatan bedengan dan pemberian kaptan dan pupuk kandang. Penanaman dilakukan diawal musim hujan dengan jarak tanam 100 cm x 100 cm, 100 cm 60 cm atau 100 cm x 40 cm. Stek ditanam dengan cara meruncingkan ujung bawah stek lalu dibenamkan kurang lebih 1/3 bagian stek 4. Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dimulai dari a) penyulaman dilakukan pada minggu pertama dan kedua, b) penyiangan dan pembumbunan dilakukan minimal 2 kali, setelah kita lakukan penyiangan maka langsung kita lakukan pembumbunan, c) pengairan dilakukan dari awal tanam sampai 4-5 bulan setelah tanam. Kondisi lahan harus lemban dan tidak terlalu becek 5. Panen dan pasca panen Tanaman singkong telah bisa dipanen pada umur 7-12 bulan. Panen dilakukan dengan cara dicabut batangnya dan umbi yang tertinggal diambil dengan cangkul atau garpu tanah. Umbi dikumpulkan dan disusun kemudian ditutup dengan daun segar atau jerami atau langsung dimasukkan ke dalam karung. (M. Abdi, SPt-Bayang)