Loading...

Berkebun Di Halaman Rumah

Berkebun Di Halaman Rumah
Pada masa pandemic covid-19 banyak waktu kita berada di rumah, untuk mengisi kekosongan waktu tersebut saya mengajak bapak dan ibu-ibu untuk meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan melalui bercocok tanam sayuran di pekarangan dengan menggunakan media polybag atau pot. Saat ini trend bertanam sayuran di pekarangan banyak di sukai ibu-ibu baik di perkotaan maupun dipedesaan terutama yang memiliki lahan sempit utuk bercocok tanam. Nah untuk pemanfaaatan lahan yang terbatas tersebut dapat disiasati dengan bercocok tanam sayuran dalam pot atau polybag. Bertanam sayuran di dalam pot atau polybag bila dilakukan dengan intensif hasilnya tentu tidak akan kalah dengan bertanam di kebun lahan yang luas. Kenapa pilih sayuran ? sebab sayuran merupakan komoditi yang selalu dibutuhkan oleh tubuh manusia karena banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan tubuh .Manfaat sayur sayuran secara garis besar adalah sumber serat, vitamin, dan mineral yang cukup baik bagi tubuh dan kesehatan manusia. Ada banyak jenis sayuran yang ada di Indonesia yang berkhasiat untuk meningkatkan kesehatan dan metabolisme tubuh. Keuntungan bertanam sayuran di dalam pot/polybag yaitu, dapat dilakukan oleh siapa saja terutama bagi yang tidak mempunyai pekarangan luas, karena tidak memerlukan lahan luas tentu bertanam sayuran dalam pot/polybag akan mudah di kontrol, disamping itu penyebaran hama hama dan penyakit resikonya sangat kecil serta menghemat penggunaan pupuk Apa saja yang harus dilakukan untuk budidaya tanaman sayuran dalam pot berikut ini beberapa hal yang harus kita lakukan : 1. Menyediakan tempat/media tanam Berbagai wadah dapat kita gunakan untuk tempat tanaman dalam pot seperti ember/kaleng bekas , pot plastic atau polybag , wadah yang kita siapkan ini jika belum ada lubang dibawahnya maka kita lubangi terlebih dahulu kemudian diisi pecahan batu bata agar aliran air dapat keluar jika kita menyiram sedangkan media tanamnya kita berikan tanah, pupuk kandang atau pupuk kompos dengan perbandingan 1:1, 1:2 atau 1 : 3. Tergantung dari tingkat kesuburan tanahnya 2. Penyiapan pesemaian Sebelum penanaman sebaiknya benih sayuran disemai terlebih dahulu dalam wadah penyemaian . setelah tumbuh kira kira berumur 3 samapai 4 minggu benih tumbuh dan bertunas dengan ketinggian kira kira 10 cm benih dapat dipindahkan ke pot atau polybag. 3. Penanaman Sebelum penanaman sebaiknya media tanam disiram terlebih dahulu, harus diperhatikan pemindahan tanaman dari pesemaian ke polybag /pot harus hati hati jangan sampai akar banyak terputus. Dan sebaiknya pemindahan dilakukan pada sore hari. 4. Perawatan Tanaman dalam pot/polybag perawatannya relative lebih mudah, karena kita bias mengontrol kesehatan setiap tanaman apakah terserang hama atau penyakit, beikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan tanaman dalam poot/polybag. Sambil menyiram tanaman kita dapat melakukan pengamatan tanaman apakah terserang hama atau penyakit, bila dijumpai hama bias diambil dan dimatikan hama tersebut dan bila dijumpai ada tanaman layu gejala terserang penyakit, tanaman dibuang saja agar tidak menular ke tanaman yang lain. kandang atau kompos yang telah matang. untuk membantu tegakknya tanaman, apabila diperlukan maka tanaman dapat ditunjang dengan tambah turus/pasak . Lakukan penyiraman setiap hari baik diwaktu pagi maupun sore hari atau jika tanaman terlihat kering. Tetapi jangan disiram terlalu basah. 5. Panen Umur Panen tanaman sayuran tergantung pada tanamannya. Untuk tanaman Cabe dan tomat umur panen berkisar 40-50 hari setelah tanam. Sayuran perdu yang dipetik daunnya seperti sayuran katu dapat dipetik daunnya beberapa kali, jika dipelihara dengan baik dapat terus di panen dalam jangka waktu yang lama. Berbeda dengan bayam cabut dan kangkung darat dipanen hanya sekali dengan cara mencabut tanaman beserta akarnya.sedangkan jenis sayuran kol dan sawi atau selada dapat dipanen pada umur 2-3 bulan. Ditulis oleh : Ir. Dewi Susanti, MP