Bertanam cabe sama ga ya dengan budidaya .... Kenapa saya memulai judul bertanam ... bukan budidaya.... pertama saya mencoba tidak dalam lahan yang besar. Kedua saya lakukan sedikit keluar pakem Budidaya. Kalo mau sukses nanem cabe, yang pertama harus kita lakukan adalah membuang jauh jauh kengerian kita terhadap segala macam ancaman hama dan penyakit belum lagi harga yang anjlok. Jadikan tantangan tersebut sebagai khazanah menambah ilmu yang kita ga dapetin di dunia luar kecuali dengan mencoba.Mau nanem cabe pas ngebayangin hama dan penyakit yang bejibun ngeri ya?Iya.... aku juga pertama nanem cabe sampe turun berat badan beberapa gram saking ngos-ngosannya Pas musim ujan,penyakit dateng....Pas musim panas,hama menyerang.Capppe deeeh......!Sangat memacu adrenalin kita bertanam cabe itu ...Tapi disitulah tantangannya. Makanya pas bisa menyaksikan bunga muncul..... buah mulai mlentuk... kemudian buah beranjak remaja dan kemudian dewasa dengan semburat merah kecoklatan menghiasi permukaan cabe kita... kemudian mulai tua dengan warna merah yang semakin nyata.... itu sesuatu bangets.... Siap kah saat ini untuk memulai bertanam cabe?Kalo siap, yuk kita mulai siapin perlengkapan bertanam dan amunisi lain...Apaan tuh???Ini nih peralatan yg akan kita butuhkan dari mulai nyemai sampai dengan panen.a. Perlengkapan semai : * Seed cabe (sebaiknya pakai seed berkwalitas)* Tray semai ( Kalo ada...kalo ga ada pake apa aja bisa pake nampan atau barang bekas lain yang ga kepake yang bisa dipake sebagai wadah media semai)* Rockwoll, Cocopet, sekam bakar (pilih salah satu yang ada aja, saya gunakan rockwoll)* Nutrisi semai (saya gunakan nutrisi hidroponik)* Sprayer* Antibody untuk tanaman yaitu fungisida, insectisida dan akarisida baik nabati atau kimia. b. Perlengkapan tanam* Polybag ukuran 20cm x 40cm atau lebih dari itu* Peralatan fertigasi (Paralon listrik, Selang, niple dan driper stick) * Cocopet/sekam bakar, pecahan batu bata/batu split* Nutrisi cabe (Jika ada untuk fase fegetatif dan generatif cabe.jika tidak ada bisa pake nutrisi khusus cabe)* Mesin Aquarium ( power disesuaikan jumlah tanaman)* Timer* Wadah nutrisi (bisa bak,kontainer atau apa aja untuk kapasitas 50 sd 100L)* Alat ukur EC/TDS dan pH meter* Antibody untuk tanaman yaitu fungisida, insectisida dan akarisida baik nabati atau kimia. eh iya....petrogenol atau sejenisnya dan trap striker (salahsatu juga boleh) untuk menjebak lalat buah dan trips MENYEMAI1. Rendam seed beberapa jam dengan air hangat atau beberapa menit dengan air yg sudah dicampur dengan antibody. Aturan pakai sesuai dengan petunjuk pada bahan yang digunakan baik nabati atau kimia.2. Sambil menunggu seed siap semai,basahi media tanam dengan nutrisi semai dengan EC/ppm rendah sekitar EC 1 sd CE 1,5. Kemudin letakkan media semai pada Tray atau wadah yg tersedia.3. Ambil dengan pinset seed yg sudah direndam tadi. Jika menggunakan Rocwool, bisa dengan membelah sedikit pada bagian atas Rockwool untuk menyelipkan seed (Posisi rocwool dgn serat terbelah di atas). Jika menggunakan cocopet atau sekam bakar, masukan seed di kedalaman sd 1cm meter dari permukaan.kemudian tutup seed dg metan tipis saja.4. Menyemai selesai. Letakan semaian pada tempat yang teduh sekitar 1pekan atau sampai seed berkecambah. Bertahap kenalkan pada mentari sampai keluar daun sejati.5. Setelah keluar daun sejati, semaian siap pindah tempat ke media tanam Polybag. PINDAH TANAM 1. Pasang instalasi fertigasi (bisa browsing di om google ya cara masangnya ... atau privat hub email terdekat...hmm ) 2. Isi Polybag sampai dengan setengah dari tinggi polybag dengan campuran pupuk kandang dengan tanah 2:1. Lipat sisa dari tinggi Polybag . Seiring pertumbuhan tanaman,buka sedikit demi sedikit lipatan polybag dan tambahkan media tanam campuran pupuk kandang dengan tanah (selanjutnya disebut metan) secara bertahap hingga penuh.3. Pindahkan perlahan semain pada Polybag. Usahakan pada saat memindahkan semaian akar tidak terputus. Tapi kalo ternyata akar terputus ya ga papa, ga usah lebay menyesali yang sudah terjadi , lanjutkan saja 4. Taburi metan sampai akar tertutup.5. Kalo menggunakan budidaya ala fertigasi . Hubungkan polybag pada instalasi fertigasi yang sudah tersedia. Nyalakan dan atur timer sesuai kebutuhan. ( mau nanya kan berapa kebutuhan tanaman???? He he he dibahas pada bagian lain untuk kebutuhan tanaman kok..... karena halaman ecyber ini terbatas)6. Eeeee.....sebelum instalasi di nyalakan,...Siapkan pupuk daun (merk terserah ...suka-suka kalo disebutkan disangka iklan). Kalo menggunakan nutrisi hidroponik pastikan nutrisi sudah siap dengan komposisi yang dianjurkan. Untuk fase ini bisa menggunakan nutrisi fase vegetatif atau menggunakan nutrisi cabe pada EC 1,5 sd EC 2,5 sesuaikan dengan sikon cuaca. Naikan EC saat terik dan turunkan saat mendung. Atur pH air di 6 selama masa vegetatif. Stel timer untuk 4 kali penyiraman masing-masing 15 menit. Bertahap intensitas penyiraman bisa dinaikan. Pada fase ini jika belum ada nutrisi cabe, silahkan gunakan nutrisi sayur daun. Namun memasuki fase Generatif sebaiknya menggunakan nutrisi khusus cabe atau nutrisi buah. Kok???? Lha...kita aja mau gemuk konsumsi obat gemuk. Mau kurus konsumsinya obat kurus. Sama juga dengan tanaman ,mau daunnya lebat ya pake hara penyubur daun. Mau buahnya lebat pake hara perangsang buah. kalo dipaksain itu nutrisi untuk melebatkan dua2nya, kasian nanti nutrisinya bingung. 7. Saat taneman kita mulai keluar bunga, jika menggunakan nutrisi vegetatif segera ganti dengan nutrisi generatif. naikan EC perlahan bisa sampai di EC 4 an. Stabilkan pH di 5,8. Aktifkan timer 3jam sekali sampai dengan satu jam sekali dengan masa aktif 10 sd 15 menit.Bersambung..... by nefothea@yahoo.com spesial buat pak wayan bu nur dkknya yang sempat mampir ke BP3K Landasan Ulin