Pot atau polibag merupakan tempat bertanan yang telah dipersiapkan melalui lubang tanam yang terbatas dan permanen yang dibatasi oleh dinding yang tidak dapat ditembus akar tanaman. Gerak pertumbuhan akar-akar tanaman yang dibudidayakan sebatas pada lebar ukuran pot (polibag), sehingga akar hanya berputar-putar dalam ruang pot atau polibag yang disediakan. Selanjutnya akar tanaman yang ditanam dalam pot/polybag tidak mampu menembus tanah, kecuali melalui lubang drainase yang terdapat pada dasar pot atau polibag. Bila pot/polybag tidak sesuai dengan ukurannya maka akan mengakibatkan tanaman tumbuh kerdil dan tertekan (pendek/dwarf), dan bila pot/polybag sesuai dengan ukurannya pertumbuhan akan normal, hal ini disebab karena hara makanan tercukupi. Hara makanan (pupuk) yang diberikan kedalam pot atau polibag harus memadai sesuai dengan kebutuhan tanaman yang akan dibudidayakan, karena media yang menyediakan nutrisi makan yang disediakan benar-benar dimanfaatkan oleh tanaman tersebut. Jambu air deli hijau merupakan salah satu komoditas pertanian buah-buahan yang memiliki prospek yang bagus untuk dikembangkan. Tanaman ini buahnya sangat manis, segar, daging buah tebal dan mengandung banyak air. Selain memiliki harga yang cukup tinggi, antara 30 ribu hingga 40 ribu per kilogramnya, jambu air deli hijau juga memiliki kelebihan lain seperti mudah dibudidayakan, rasa manis, bobot buah besar, dan perawatan relatif lebih mudah. Salah satu alternatif pengembangan jambu air deli hijau adalah dengan system bertanam buah dalam pot. Bertanam buah jambu air deli hijau dalam pot relatif mudahDidalam pemeliharaan media tanaman yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman diharapkan tidak ada yang tercuci masuk kedalam tanah oleh air hujan melalui lubang air. Adapun ukuran pot atau polibag yang ideal untuk tanaman Jambu air biasanya mnimal berdiameter antara 40 cm, 60 cm, dan 80 cm. Ukuran diameter tersebut diharapkan cukup untuk pertumbuhan tabulan pot jambu air sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik dan dapat berbuah sesuai dengan yang diinginkan. Bahan dan Alat yang digunakanAlat yang digunakanPolibag/POT, Ember plastic, Penggaris, Kertas label, Alat tulis, Sarung plastic, Timbangan, Gembor dan lainnya.Bahan yang digunakan adalah ; 1). Benih okulasi (Tanaman Jambu air Deli hijau); 2). Media tanam (Campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang domba)Cara melakukan bertanam jambu air Deli Hijau dalam Tabulampot adalah sebagai berikut;1. Memeriksa alat dan bahan apakah sudah lengkap dan dapat berfungsi sesuai dengan penggunaannya.2. Menyiapkan media tanam, Media tanam yang baik untuk jambu air deli dalam pot adalah yang banyak mengandung bahan organik. Tanah, pasir atau pupuk kandang yang digunakan adalah bahan yang steril, matang dan yang bebas dari cendawan maupun OPT dengan cara mencampur media tanam berupa campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang domba dengan perbandingan 1:1:1 kemudian dimasukkan ke dalam polibag atau POT 2/3 bagian dari kapasitasnya atau sesuai dengan ukuran yang telah disediakan berdiameter antara 40 cm, 60 cm, dan 80 cm selanjutnya dibuat lubang tanam sedalam median benih.3. Menyiapkan benih tanaman jambu air Deli hijau yang didapat dari toko pertanian yang benihnya sudah dirilis oleh menteri pertanian atau menyediakan benih sendiri.4. Cara menanam, benih jambu Deli hijau yang sudah dipersiapkan untuk ditanam dalam pot adalah dengan cara menyiram terlebih dahulu media benih jambu tersebut hingga kapasitas lapang, selanjutnya menyobek polybag semai dengan menggunakan pisau steril dengan hati-hati agar media dan akar tanaman tidak rusa. Kemdian memasukkan benih tersebut kedalam lubang tanam dan dipadatkan menggunakan mediatanam dalam tambulampot disekitarnya hingga tanaman dengan posisi tegat dan tidak mudah merebah. Siram air secukupnya kemedia tanam tesebut jangan berlebihan hingga kandungan nutrisi tidak hanyut melalui lubang air pada Poit/polybag (kapasitas lapang). 5. Perawatannya cukup sederhana jika di Pot, cukup disiram sehari sekali, tiap sore dan untuk memacu pertumbuhannya dapat diberikan pupuk NPK Biru melalui akar dengan dosis setengah sendok teh, 3-4 minggu sekali. Dosis dan waktu bisa disesuaikan pertumbuhan tanaman jika di Pot. Perawatan pada minggu pertama sebaiknya di bawah naungan.Tanaman ini bisa berbuah dan cocok di dataran rendah maupun tinggi.6. Pengendalian hama yang harus diperhatikan dalam perawatan jambu air deli hijau. Untuk pengendalian OPT, dilakukan penyemprotan 1 bulan sekali pada musim kemarau dan 1-3 minggu sekali pada saat musim hujan. Beberapa OPT yang sering menyerang jambu air deli hijau adalah ulat, lalat buah, belalang, kutu, dan jamur. 7. Pasca panen, untuk menghasilkan buah jambu berkualitas super, maka perencanaan sejak awal berbunga harus sudah diprogram, mulai dari penjarangan buah, pemilihan bakal buah, sampai kepada pemrongkosan. Pemanenan yang terencana bertujuan untuk mendapatkan buah yang maksimal dan tingkat kematangan yang diinginkan konsumen sehingga sesuai dengan permintaan pasar. Penulis : Dalmadi BBP2TP BogorEmail. dmdl2011@yahoo.comSumber Bacaan dan foto : http://www.anakagronomy.com dan sumber lainnya