BERTANAM PADI HEMAT AIR, DI KELOMPOK TANI MARGO UTOMO
Air merupakan salah satu faktor penting yang dibutuhkan dalam produksi padi. Ketersediaan air tidak hanya mempengaruhi produktivitas tanaman tetapi juga menentukan kualitas produksi gabah. Ketersediaan air irigasi untuk budidaya padi sawah makin terbatas karena bertambahnya penggunaan air untuk sektor industri dan rumah tangga, durasi curah hujan makin pendek akibat perubahan iklim,cadangan sumber air lokal berkurang,penggunaan air harus berbagi dengan sektor perikanan. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan air dari berbagai sektor dan semakin menipisnya persediaan air tanah,maka upaya yang harus dilakukan adalah efisiensi penggunaan air. Artinya air yang ada harus dimanfaatkan seoptimal mungkin sesuai kebutuhan tanaman. Efiseiensi penggunaan air perlu diterapkan menggunakan inovasi teknologi hemat air. Padi merupakan tanaman yang memerlukan air tetapi bukan tanaman air. Jadi dalam budidaya tanaman padi tidak harus digenangi secara terus menerus sehingga air bagi pertanian dapat dikelola ketersediaannya dan dimanfaafkan sesuai kebutuhan. Kelompok tani Margo Utomo Kelurahan Teluk Kecamatan Purwokerto Selatan, sebagai salah satu kelompok tani pelaksana Sekolah Lapang Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project ( SL-IPDMIP) telah menerapkan teknologi hemat air dengan menggunakan paralon. Cara yang digunakan adalah : Paralon diameter 14 cm dengan panjang 40 cm,dilubangi 20 cm( jarak antar lubang kurang lebih 1 cm ). Letak paralon tidak boleh terlalu dekat dengan pematang dan sumber air ( kurang lebih 1m ) Pada saat pemasangan diusahakan saat tanaman berumur 2-3 hari setelah tanam Tekan paralon secara vertikal ke bawah ( yang berlubang di bawah ) Ambil tanah yang ada di paralon Genangi tanaman dengan air setinggi 5 cm dari permukaan tanah Tutup saluran air,kemudian biarkan selama 2-3 hari sampai tanah mengering. Ukur ketinggian air dalam paralon. Apabila permukaan air pada kedalaman 15 cm dari permukaan tanah,maka tanaman perlu diairi. Ulangi hal tersebut di atas hingga fase stadia pembungaan. Manfaat dari pengairan berselang adalah : Penghematan konsumsi air Tanaman lebih tahan rebah Memberikan kesempatan pada akar untuk mendapatkan udara sehingga dapat berkembang lebih dalam. Mengaktifkan jasad renik mikroba karena temperatur tanah meningkat. Menghambat perkembangan hama Dapat menekan keracunan tanaman akibat akumulasi Fe dalam tanah Penulis : Ulya Rahmawati,SP ( BPP Kecamatan Purwokerto selatan Kabupaten Banyumas )