Loading...

BETERNAK AYAM BURAS

BETERNAK AYAM BURAS
Ayam buras (bukan ras) adalah ayam kampung atau disebut juga ayam sayur, yang banyak di pelihara oleh petani di pedesaan, maupun diperkotaan. Untuk mendapatkan hasil yang baik dari ayam buras perlu adanya perbaikan dari pemeliharaan yang umbaran (ekstensif) kearah yang lebih intensif. Untuk itu perlu penerapan sapta usaha ayam buras.1. PEMILIHAN BIBITa. Calon bibit induk- Harus sehat dan tidak cacat- Kepala relative lebih kecil, bentuk lonjong dan halus- Jengger merah dan halus- Mata relative lebih kecil, bulat dan bersinar- Jarak antara tulang dada dan tulang belakang lebih kurang 3 – 4 jari.- Jarak antara tulang pubis lebih kurang 2 jari- Umur lebih kurang 8 bulanb. Calon bibit Pejantan- Sehat dan kuat- Badan langsing dan agak panjang- Kepala relative besar, paruh pendek dan kuat- Berdiri tegak dan gagah- Bulu mengkilap dan bulu ekor tersusun rapi.- Terdapat taji pada khakic. Calon bibit anak ayam- Badan normal, sehat dan tidak cacat- Bulu halus dan bercahaya- Temperamen lincah, mata bulat dan bening2. KANDANGa. Fungsi Kandang bagi Ayam- Tempat istirahat dan berlindung dari pengaruh iklim yang tidak memungkinkan seperti hujan, angin kencang dll.b. Syarat Kandang yang baik- Jarak kandang dan rumah minimal 5 mtr- Lingkungan tidak lembab.- Mendapat sinar matahari pagi dan pertukaran udara baikc. Ukuran Kandang - Tiap meter persegi dapat menampung 2 induk ditambah 15 – 18 ekor anaknya- 25 – 28 ekor anak ayam yang disapih- 14 – 16 ekor ayam dara- 6 – 8 ekor induk- 5 – 6 ekor penjantand. Bentuk Kandang dan Peralatan - Untuk ayam buras bentuk kandang yang cocok adalah bentuk postal dan dapat juga dikombinasikan dengan pagar keliling, sehingga ayam dapat berkeliaran dikebun yang dipagar. 3. PAKANSyarat pakan yang baik- Bahan-bahan makanan yang digunakan digemari oleh ayam- Mudah didapat dan selalu tersedia dipasar serta harganya terjangkau oleh peternak- Mengandung banyak zat-zat makanan yang diperlukan ayam- Tidak berjamur atau busuk dan bebas penyakit- Mutu pakan terjamin dan aman Kebutuhan pakan menurut umur ayam- Umur 1- 4 minggu 10 – 20 gr/hari- Umur 1- 2 bulan 20 – 30 gr/hari- Umur 2- 4 bulan 30 – 40 gr/hari- Umur 4- 5 bulan 40 – 60 gr/hari- Umur 5- 6 bulan 60 – 70 gr/hari- Umur 6 bulan 80 – 90 gr/hari 4. PENGEMBANGBIAKAN/REPRODUKSI- Perbandingan jantan dan betina (sex ratio) adalah 1 : 10.- Pada masa bertelur diusahakan, agar disarangnya ditinggalkan satu butir telur, agar bertelur terus, kalau bertelur bertumpuk dalam sarang induk akan cenderung mengeram- Induk yang mengeram, harus diberi makan yang cukup- Mengeramkan telur sebaiknya antara 9 – 10 butirSyarat-syarat telur tetas yang baik :- Telur harus bersih- Bentuk telur oval/tidak terlalu runcing dan seragam- Umur telur yang paling baik adalah 1 – 5 hari dan tidak melebihi 14 hari- Kulit telur rata, licin dan tidak retak.- Ruang udara dalam telur harus utuh dan berada diujung yang tumpul, untuk ini diperiksa dengan jalan meneropong 5. PENGENDALIAN PENYAKITPenyakit yang paling sering menyerang ayam dan penyebab banyak kematian adalah : ND (tetelo) dan Taen ManokGejala- Ayam malas dan tidak mau makan- Kepala selalu dimasukkan ke bawah dalam keadaan patah leher berputar.- Kotoran berwarna kehijau-hijauan encer bercampur putih- Pernafasan terganggu disertai gangguan syarafPencegahan- Ayam yang sakit dikeluarkan dari kelompoknya- Ayam yang sehat divaksin, jangan sekali-kali memvaksin ayam sedang sakit.- Anak ayam umur 1 – 4 hari divaksin dengan menetaskan pada mulut, mata dan anus masing-masing 1 tetes dengan vaksin starain F.- Jadwal Vaksinasi umur 1 – 4 hari, 2 bulan dan 4 bulan Diedit Oleh Kamarudin