BIMTEK Media Informasi Penyuluhan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Selatan : Hari Pertama
Eka Rismawina, SP *) Rabu, 29 Agustus 2018 Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Banjarbaru menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Media Informasi Penyuluhan tingkat provinsi Kalimantan Selatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas para Penyuluh Pertanian di Banjarbaru. Rencananya kegiatan akan berlangsung sejak tanggal 28 hingga 30 Agustus 2018. Peserta yang diundang untuk kegiatan ini berasal sebagian besar dari Penyuluh Pertanian yang berkedudukan di WKPP, BPP, dan Kabupaten. Dalam pembukaan acara tersebut (Selasa, 28/08/2018) Kabid Pengolahan, Pemasaran dan Penyuluhan dapat disingkat P3, Bapak Kusmaryono menyebutkan bahwa saat ini jumlah Penyuluh Pertanian semakin sedikit. Ia juga menambahkan bahwa jumlah total PPL se Kalimantan Selatan adalah 1.864 orang, yang terdiri 810 Penyuluh PNS, 177 Penyuluh CPNS, 262 Penyuluh THL-TB PP dan (sisanya untuk membantu para Penyuluh berasal dari PPS/Penyuluh Pertanian Swadaya) yang berjumlah 615 orang. "Dari semua penyuluh tersebut harus ditingkatkan kapasitasnya agar jangan kalah dengan petani-petani binaannya," tegasnya. Pada hari pertama kegiatan BIMTEK berbagai program tanaman pangan dan hortikultura di Kalimantan Selatan dalam mendukung pembangunan pertanian tahun 2018 disampaikan beliau sebagai gambaran besar arah dan tujuan kegiatan pertanian untuk dasar Penyuluh Pertanian dalam melaksanakan tugasnya. Diantaranya adalah terkait visi dan misi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura provinsi Kalimantan Selatan. "Saat ini Dinas kita mempunyai visi ; Mewujudkan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai sentra tanaman pangan di Indonesia", dan untuk mewujudkan visi tersebut beliau juga menjelaskan beberapa misi yang diemban, yakni :1. Mewujudkan Swasembada Beras berkelanjutan, Swasembada Jagung dan Kedelai serta peningkatan produksi Tanaman Pangan lainnya.2. Mewujudkan peningkatan Produksi Bawang Merah, Aneka Cabai dan Jeruk serta peningkatan produksi Tanaman pangan lainnya.3. Mewujudkan Luas Tambah Tanam khususnya padi4. Meningkatkan Rendemen Gabah-Beras5. Meningkatkan Balai Penyuluhan dari Utama ke Aditama6. Meningkatkan Penyuluh yang melaksanakan kaji terap yang dapat diterapkan Petani7. Meningkatkan Kelas Kelompoktani (dari) Madya ke Utama. Selanjutnya sesi bergulir pada materi Proses Pengelolaan data melalui aplikasi SIMLUHTAN dibawakan oleh Bapak Fahrulzanie dari Seksi Penyuluhan dilanjutkan dengan Evaluasi Pelaksanaan Dana Dekonsentrasi Penyuluhan tahun 2018 yang dipandu oleh Bapak Syahriannoor dari KJF Provinsi Kal-Sel. Sesi penutup di hari pertama diakhiri dengan penyampaian materi Proses Pengelolaan Sistem Evaluasi dan Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian (SILUHTAN) oleh Bidang Program dan Evaluasi Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Bapak Bambang Agus Irianto) Jakarta yang bertepatan pada hari BIMTEK tersebut sedang melaksanakan kegiatan kunjungan Komisi Penyuluhan Pusat di wilayah Kalimantan Selatan. *) Penulis adalah admin Cyber Extention untuk Kabupaten Tabalong dan PPL WKPP Bahungin pada BPP Kelua, Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong