Loading...

BIOSECURITY PETERNAKAN (Bagian II)

BIOSECURITY PETERNAKAN (Bagian II)
Teknik Aplikasi Anti Ektoparasit / Dan Atau Insektisida (Desinteksisasi). Cara Penggunaan Anti Ektoparasit meliputi : 1. Tabur. 2. Oles. 3. Injeksi. 4. Spray. 5.Dipping. (Gunakan alat keselamatan kerja untuk petugas berupa masker, kaca mata, topi, sarung tangan karet, sepatu lars karet, dan alat-alat tambahan lain apabila diperlukan).Anti Ektoparasit Kemasan PerusahaanBanyak produk anti ektoparasit (desinsektisasi) Kemasan Perusahaan beberapa diantaranya adalah:1. Antipar (Sediaan serbuk, Komposisi Sevin 50 %, untuk obat ektoparasit, aplikasi spray, dipping. dosis dan penggunaan lihat pada brosur kemasan. Produksi AAKO Agvet-Holland /Surya Hidup Satwa).2. Bernomec (Sediaan cair, tiap ml mengandung Ivermectin 10 mg, untuk obat ektoparasit dan endoparasit aplikasi injeksi, dosis dan penggunaan lihat pada brosur kemasan. Peringatan: Jangan digunakan pada sapi yang sedang laktasi. Daging tidak boleh dikonsumsi dalam 21 hari setelah aplikasi. Produksi Bernofarm /Lestari Agrisatwa Husada).3. Cydectin Injection (Sediaan cair, komposisi Moxidectin 1 %, untuk obat ektoparasit dan endoparasit hewan, aplikasi injeksi, dosis dan penggunaan lihat pada brosur kemasan. Peringatan Jangan diberikan secara intramuscular maupun intravena. Produksi Fort Dodge Veterinaria SA, Spain /Paeco Agung0.4. Cyper Killer 25 WP (Sediaan serbuk, tiap 1 kg mengandung Cipermethrin 250 gr, untuk obat ektoparasit hewan, kandang, aplikasi spray, dipping, dosis dan penggunaan lihat pada brosur kemasan. Produksi Samu, Korea /Lito Prima Mandiri).5. Cyromazin-10 (Sediaan serbuk, tiap 1 kg mengandung Ciromazine 10 gr, untuk membasmi lalat di peternakan unggas, aplikasi taburkan atau tambahkan pada pakan, dosis dan penggunaan lihat pada brosur kemasan. Produksi Samu, Korea /Lito Prima Mandiri).6. Cyrozine-10 (Sediaan serbuk, komposisi Ciromazine 1 %, untuk mengendalikan larva dan memutus siklus lalat di peternakan unggas, aplikasi taburkan atau tambahkan pada pakan, dosis dan penggunaan lihat pada brosur kemasan. Produksi KBNP., Inc /Blue Sky).7. Ecomectin 1 % Injection (Sediaan cair, Komposisi Ivermectin 1 %, untuk obat ektoparasit dan endoparasit aplikasi injeksi, dosis dan penggunaan lihat pada brosur kemasan. Peringatan: Daging tidak boleh dikonsumsi dalam 21 hari setelah aplikasi. Jangan digunakan pada sapi yang sedang laktasi. Produksi Eco Animal Health Ltd, Inggris /grotech Veterindo Jaya).8. Frontline Spray (Sediaan cair, tiap 100 ml mengandung Fipronil 0,25 g, untuk pengendalian kutu (pinjal), caplak pada anjing, kucing. Aplikasi spray, dosis dan penggunaan lihat pada brosur kemasan. Produksi Merial /Romindo Primavetcom).9. Ivervet (Sediaan cair, Mengandung Ivermectin, untuk obat ektoparasit dan endoparasit aplikasi injeksi, dosis dan penggunaan lihat pada brosur kemasan. Produksi Vetanco SA, Argentina / Pakan Serasi).10. Neporex 2 WSG (Sediaan butiran (Granule), Komposisi Cyromazine 2 %, untuk membasmi lalat di peternakan unggas, aplikasi taburkan atau tambahkan pada pakan, dosis dan penggunaan lihat pada brosur kemasan. Produksi Novartis Animal Health Inc, Swiss /Novartis Biochmie). FUMIGASIFumigasi (Pengertian menurut PP No. 82 Tahun 2000 Penjelasan Pasal 1 angka 21): adalah upaya yang dilakukan untuk membebaskan media pembawa dari jasad renik dengan cara pemberian uap fumigan, antara lain seperti KMn O4 dll. Tehnik sterilisasi fumigasi di pakai untuk memusnahkan mikroba pada ruangan maupun material dengan sifat-sifat tertentu pada gudang maupun kandang Aplikasi Fumigasi. Teknik aplikasi fumigasi adalah dengan menghitung berapa volume ruangan yang akan difumigasi dengan jumlah keperluan dari bahan fumigasinya, tutup ruangan dengan rapat setelah bahan fumigan dicampur pada tempat khusus sesuai dengan ukurannya, tempatkan pada tengah ruangan yang difumigasi. Gunakan alat keselamatan kerja untuk petugas berupa masker, kaca mata, topi, sarung tangan karet, sepatu lars karet, dan alat-alat tambahan lain apabila diperlukan. Bahan fumigan Umum1. Formalin (HCOH). Sediaan bahan kimia Formalin 38 % 5 bagian (Sediaan cair) dicampur dengan KMnO4 (Kalium Permanganat /PK) 3 bagian (Sediaan serbuk), dipakai untuk fumigasi secara umum berbagai media pembawa. Aplikali Fumigasinya adalah : Untuk 1 m kubik ruangan dipakai 5 ml formalin 38 % + 3 gr KMnO4. Dan diaplikasikan antara 12 jam sampai 24 jam, berkasiat bakterisid, virusid dan fungisid.2. Metil Bromida (CH3Br). Merupakan zat tidak berwarna, tidak berbau dengan titik didih 4,5 derajat C. Biasa dipakai digudang-gudang penyimpanan hasil pertanian. Dipakai untuk mengatasi rayap (anti insekta).3. Etilen diklorida (CH2ClCH2Cl). Biasa dipakai digudang-gudang penyimpanan hasil pertanian. Dipakai sebagai fumigan hama gudang dan serangga tanah (Anti insekta).4. Khlorpikrin (CCl3NO2). Zat ini mempunyai efek iritasi. Dipakai sebagai fumigan hama gudang dan serangga tanah (Anti insekta). Fumigan Kemasan PerusahaanBanyak produk Fumigan Kemasan Perusahaan beberapa diantaranya adalah:1. Avantage 256 (Sediaan cair, komposisinya ortho-phenylphenol 11 %, ortho benzyl para chloro phenol 6 %, para tertiary aminophenol 4 %. Untuk fumigasi kandang. Dosis dan penggunaan lihat pada brosur kemasan. Produksi Preserve International, USA /Agrinusa Unggul Jaya). 2. Desgrin (Sediaan cair, setiap liter mengandung Benzalkonium klorida 100 g, glutaraldehide 70 ml. Untuk fumigasi kandang sebelum ayam masuk 8ml/liter air, fumigasi kandang pada penambahan sekam 20 ml/liter. Dosis dan penggunaan lain lihat pada brosur kemasan. Produksi Agrinusa Unggul Jaya).3. Synergize (Sediaan cair, komposisi Alkyl dimethyl benzyl ammonium chloride 26 %, Glutaraldehide 7 %, dan terpentine oil 3 %. Untuk Fumigasi, dosis dan penggunaan lihat pada brosur kemasan. Produksi Preserve International, USA /Agrinusa Unggul Jaya). Ir. Amirudin Aidin BengSumber : http://karyadrh.blogspot.com/p/blog-page_13.html