Loading...

BISNIS TERNAK SAPI POTONG : MENGAIS UANG, MENANGKAP PELUANG

BISNIS TERNAK SAPI POTONG : MENGAIS UANG, MENANGKAP PELUANG
Pepatah lama mengatakan "Tidak satu jalan ke Roma, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mewujudkan cita-cita". Demikian juga halnya dalam berbisnis. Apapun yang dilakukan, ujung-ujungnya tetap sama yaitu menambah pundi-pundi rupiah. Tapi yang harus diingat, berhasil tidaknya bisnis yang kita kelola sangat tergantung pada kejelian menangkap peluang.Dari sekian banyak peluang usaha, salah satu diantaranya, yang hingga kini masih sangat tinggi potensinya adalah peternakan sapi. Peluang usaha beternak sapi ini cukup menjanjikan mengingat kebutuhan akan daging di Negara kita kian hari kian meningkat. Dengan semakin meningkatnya permintaan daging sapi, tentunya berdampak pada harga yang semakin meningkat pula sehingga memunculkan peluang yang sangat besar untuk menghasilkan keuntungan.Sebagaimana usaha yang lain, usaha beternak sapi ini membutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan ketekunan. Ada beberapa hal pokok yang harus diketahui dan diperhatikan dalam menjalankan bisnis ternak sapi ini. Diantaranya adalah dalam hal : 1)Memilih Jenis Sapi; 2)Persiapan Lahan; 3)Persiapan Kandang; 4)Membuat Saluran Sanitasi; 5)Pemberian Pakan; 6)Pemberian Vitamin dan Vaksin.Memilih Jenis Sapi. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan jenis sapi yang akan diternakkan. Mengingat harga daging yang kian melambung dan banyak dicari serta digemari maka para peternak umumnya lebih memilih usaha ternak sapi potong atau pedaging. Selain itu, tentukan juga jenis sapinya apakah limosin, Brahman atau sapi lokal. Dengan mengenal lebih jauh tentang sapi akan lebih mudah mengetahui sapi mana yang mempunyai berat dan daging yang banyak. Persiapan Lahan. Langkah selanjutnya di dalam bisnis ternak sapi yang harus dilakukan adalah persiapan lahan. Siapkan lahan yang jauh dari keramaian atau padat penduduk sebab seperti halnya kambing dan kerbau, sapi juga menghasilkan limbah yang memiliki aroma bau yang tidak sedap sehingga dapat mengganggu lingkungan. Selain itu, kotoran sapi juga menjadi tempat atau sarang penyakit. Untuk itu, usahakan lahan yang akan digunakan dalam keadaan bersih, segar dan siklus udara berjalan dengan baik.Persiapan Kandang. Setelah lahan selesai ditentukan, hal yang harus dilakukan adalah menyiapkan kandang. Buatlah kandang berukuran besar dengan bentuk beratap seperti rumah namun terbuka, agar udara dapat keluar masuk dengan baik atau siklus udara di dalam kandang berjalan sebagaimana mestinya. Untuk membuat kandang sebaiknya gunakan kayu yang memiliki harga murah namun berkualitas bagus seperti kayu albasiah. Kemudian buatlah ruangan-ruangan di dalam kandang sapi. Untuk ukuran ruangan setidaknya 2 x 2 x 2 meter untuk satu ekornya. Sapi memiliki badan yang besar sehingga ruangan juga harus sesuai dengan ukuran sapi yang dipelihara. Usahakan kandang tidak panas sebab sapi tidak suka panas. Kandang harus sejuk dan lebih bagusnya lagi kandang di buat di bawah pohon.Membuat Saluran Sanitasi. Kemudian dalam pembuatan kandang dari bisnis ternak sapi jangan lupa juga untuk membuat saluran sanitasi. Anda harus membuat saluran pembuangan air, tujuannya agar mudah membuang kotoran dan membersihkan kotoran di dalam kandang. Selain itu memudahkan anda untuk memandikan sapi, dengan saluran air yang anda buat air bekas pemandian akan mengalir dan tidak menggenang sehingga terlihat kotor yang menimbulkan berbagai macam penyakit. Usahakan dalam pembuatan saluran air, pembuangan di arahkan langsung menuju ke sungai atau tempat yang memang sudah di sediakan khusus. Kemudian siapkan juga galian untuk menampung kotoran sapi, dengan begitu anda juga bisa menghasilkan pupuk kandang dan tentunya dengan pupuk kandang anda akan mendapatkan penghasilan sampingan.Pemberian Pakan. Pakan sangat penting sebab sangat berperan besar dalam pembesaran sapi. Usahakan pasokan makanan untuk sapi selalu tercukupi. Jangan sampai asupan makanan kurang baik kuantitas maupun kualitas karena ini hal yang paling utama. Dalam proses penggemukan, berikan rumput gajah, sebab rumput gajah sangat baik untuk pertumbuhan dan proses pembesaran atau penggemukan badan sapi. Cara lain, bisa juga menggunakan makanan buatan seperti pakan jerami yang sudah di fermentasi. Cara ini banyak dilakukan oleh peternak sukses sebagai alternatif untuk mencukupi kebutuhan akan rumput hijauan yang semakin sulit. Untuk pemberian pakan pada sapi setidaknya 3 kali dalam sehari atau 25% dari berat tubuhnya. Dengan cara itu, diharapkan bobot sapi bertambah seperti yang diinginkan. Berikan Vitamin Dan Vaksin. Selain pemberian pakan, juga harus diperhatikan pemberian vitamin dan vaksin. Sebab, sapi adalah hewan yang rentan terhadap penyakit. Oleh karena itu, sebagai peternak harus benar-benar meyakini bahwa kondisi sapi selalu dalam keadaan sehat. Apabila sapi hidup sehat maka selera makan hewan ini akan sangat baik dan lahap. Dengan demikian, harapan untuk melakukan penggemukan sapi akan terealisasi lebih cepat dan sekaligus tentunya mencapai target yang sudah diimpikan. (Inang Sariati) Sumber :http://www.berkebunonline.com/2016/02/bisnis-ternak-sapi.htmlhttp://www.usahaternak.com/2015/01/usaha-penggemukan-sapi-menggiurkan.htmlhttps://www.google.co.id/search?q=beternak+sapi