Kendal---- Bertempat di Aula Kecamatan Patean, Kamis (25/2) kemarinBadan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kabupaten Kendal melaksanakan kegiatan temu teknis tingkat balai penyuluhan kecamatan. Kegiatan ini diikuti oleh 25 (dua puluh lima) orang yang terdiri dari gapoktan/poktan, penyuluh swadaya, petugas statistik, penyuluh pertanian, mantri pengairan, PSDA dan babinsa yang ada di Kecamatan Patean. Menurut Kasubid Pengembangan Kelembagaan Penyuluhan Sri Subandini, S.Pt kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal dan dimulai sejak tanggal 9-25 Februari 2016. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten Kendal dan Koramil masing-masing kecamatan.Narasumber dari DP3K Kabupaten Kendal yaitu Wildan Yonansyah, STP menyampaikan materi Upsus Peningkatan Produksi Pajale Dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan Kabupaten Kendal Tahun 2015-2017. Dalam uraiannya beliau mengatakan upsus pencapaian produksi padi, jagung dan kedelai dilakukan dengan kegiatan intensifikasi 2016, peningkatan areal tanam, optimasi lahan, pemanfaatan lahan bero, perhutani dan perkebunan. Selain itu dengan pengembangan jaringan irigasi, dukungan alat dan mesin pertanian, dukungan subsidi pupuk, saprodi, asuransi, APBD, APBN dan sumber lainnya serta kerjasama pihak terkait (Dinas, Mantri Tani, Mantri Pengairan, Penyuluh, POPT/PHP, BPS dan TNI. Sedangkan strategi pencapaian produksi pajale dilakukan dengan efisiensi tenaga kerja manusia, peningkatan indeks pertanaman (IP), peningkatan produktivitas atau produksi, pengamanan produksi dari gangguan OPT, perbaikan penanganan panen dan pasca panen dan perbaikan penanganan panen produk dengan orientasi kualitas dan pasar, tuturnya. Narasumber dari Koramil Patean menghadirkan Danramil Kapten Inf. Moch. Amin dengan materi peran TNI dalam mendukung Upsus Pajale. Beliau menerangkan peran TNI, dalam hal ini Babinsa bertugas dalam menggerakkan dan memotivasi petani untuk melaksanakan tanam serentak, pemeliharaan dan perbaikan jaringan irigasi dan gerakan pengendalian OPT serta panen. Selain itu melaksanakan dukungan dalam keadaan tertentu untuk penyaluran benih, pupuk dan alsintan serta infrastruktur jaringan irigasi. Beliau juga mengatakan babinsa bertugas juga melaksanakan pengawasan terhadap pemberkasan administrasi dan penyaluran bantuan kepada penerima manfaat. Selain itu juga melaksanakan pengawasan terhadap kegiatan identifikasi, pendataan dan pelaporan teknis pelaksanaan kegiatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan koordinasi antar instansi yang terkait dengan UPSUS Pajale dan memecahkan permasalahan yang ditemui dalam pelaksanaan UPSUS Pajale, tutur Sri Subandini, S.Pt (Adi, BKP3 Kendal)