Loading...

BKP3D Kota Samarinda Siapkan Grand Design Pertanian

BKP3D Kota Samarinda Siapkan Grand Design Pertanian
Tiga Kawasan Peternakan Kelinci Jadi Pilot Project Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Daerah Kota Samarinda tengah menyiapkan kajian untuk membentuk kawasan grand design pertanian di Samarinda. Kini pembahasan dan diskusi pemantapannya terus dilakukan, demi mewujudkan mimpi membuka kawasan pertanian terpadu di Kota Tepian. Diantaranya mematangkan rencana besar melalui peternakan kelinci. Kepala BKP3D Kota Samarinda Ir.Ary Yasir Pilipus,M.Sc, menuturkan kalau pihaknya tengah membuat perencanaan sistem pertanian kota. Karena menurutnya di kota maju seperti luar negeri, mampu melakukan perencanaan daerah terpadu pertanian. "Sedangkan di Indonesia, orang musim-musiman. Nanti ketika tiba musim durian, orang banyak bertanam durian. Begitu terus tanpa ada perencanaan matang," tuturnya. Atas dasar itulah, maka BKP3D Kota Samarinda berusaha meniru kerja pertanian di Jepang, Amerika Serikat maupun Tiongkok. "Disana, mereka mengelola pertanian secara profesional demi meningkatkan taraf hidup masyarakatnya," kata Ary. Untuk itu dipilihnya pertanian kelinci nanti sebagai pilot project, karena semangat para kelompok peternaknya sangat bagus. Jadi pengembangan kelinci ini akan mejadi contoh bagi pengembangan untul jenis pertanian lainnya. Ibaratnya kami ini mencontoh semangat mereka dalam mengembangkan kelinci yang dulunya dianggap sulit," ungkapnya. Di Samarinda sekarang terdapat tiga kawasan yang menjadi pusat pengembangan kelinci, yakni di kawasan Kelurahan Lempake, Loa Buah, dan terakhir yang paling besar ada di kecamatan Palaran. BKP3D Kota Samarinda memiliki misi tersendiri untuk mengembangkan kelinci. Karena berbagai varian produk yang bisa dihasilkan dari kelinci ternyata memiliki manfaat mulai dari daging, air seni, kulit hingga tulang belulangnya.