Loading...

BKP4 Kabupaten Probolinggo Gelar Temu Karya Gapoktan dan Festival Pangan Lokal

BKP4 Kabupaten Probolinggo Gelar Temu Karya Gapoktan dan Festival Pangan Lokal
BKP4 Kabupaten Probolinggo Gelar Temu Karya Gapoktan dan Festival Pangan LokalPeringatan Hari Pangan Sedunia tiap Tanggal 16 Oktober selalu dirayakan dengan beragam kegiatan di Kabupaten Probolinggo. Tahun 2014 lalu perayaannya digelar pada Hari Selasa-Rabu (14-15 Oktober 2014) di alun-alun Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP4) Kabupaten Probolinggo mengemasnya dengan Kegiatan Temu Karya Gapoktan dan Festival Pangan Lokal. Pada hari pertama, kegiatan ini mampu menarik antusiasme ribuan warga Kabupaten Probolinggo. Temu Karya yang didalamnya salah satunya berisi Lomba Gapoktan merupakan sarana pembinaan bagi Gapoktan dalam memperkuat kelembagaannya. Sedangkan Festival Pangan Lokal bertujuan menggali potensi pangan lokal dan produk olahannya. Selain itu juga dipamerkan teknologi dan hasil produk pangan yang ada di Kabupaten Probolinggo.Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari mengatakan, "saat ini petani mempunyai banyak tantangan baik dari luar negeri maupun dalam negeri. Dari luar negeri, tantangannya berupa pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Konsekuensinya, produk pertanian kita harus berkualitasdengan harga yang bersaing. Dengan begitu peran Penyuluh Pertanian sebagai pendamping petani sangatlah penting. Begitu juga dengan peranan kelompok tani dalam meningkatkan kesejahteraan para petani sehingga akan mengurangi angka kemiskinan," terang Bupati Tantri dalam pembukaannya. Sedangkan dari dalam negeri, khususnya Kabupaten Probolinggo, tantangannya yakni belum seimbangnya komoditi tanaman yang diproduksi petani. Misalnya produksi beras surplus tapi di sisi lain produksi komoditas yang lain masih defisit. Sebab teknologi yang dipakai petani kebanyakan masih tradisional. "Kami mendorong petani untuk menggunakan teknologi terkini agar mampu bersaing", tuturnya.Kepala BKP4 setempat Ir. Nanang Trijoko Suhartono MM mengatakan, peran pokok pangan adalah untuk memperrtahankan kelangsungan hidup, mejaga kesehatan, serta berguna untuk mendapatkan energi yang cukup untu bekerja yang produktif.Saat ini di Kabupaten Probolinggo, pola pangan harapan belum optimal. Hal ini disiasati dengan optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan melalui Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Disamping itu untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, BKP4 melakukan gerakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal. Tujuannya, meningkatkan keragaman dan kualitas konsumsi pangan masyarakat agar lebih beragam, bergizi, seimbang dan aman. Hal ini diharapkan dapat menunjang hidup sehatyang aktif dan produktif.Nanang menuturkan, kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini diikuti oleh Gapoktan di 24 Kecamatan. Juara lomba Gapoktan akan mewakili Kabupaten ke kajuaraan serupa di Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2015. "Tentunya setelah ini akan kita bina lebih intensif"lanjutnya. Sedangkan untuk juara lomba cipta menu dan lomba produk pangan lokal akan berpartisipasi pada lomba yang sama di Surabaya, pungkasnya.