(Kota Jantho, 01/04/2016). Rapat/Musyawarah Turun Ke Sawah Musim Tanam (MT) Gadu Tahun 2016 dilaksanakan pada tanggal 31 Maret 2016 di Gedung UDKP Kantor Camat Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, yang dihadiri oleh Muspika Kec. Indrapuri, KTNA Indrapuri, BP2KP Aceh Besar, Dinas Pertanian TPH Aceh Besar dan Dinas Pengairan Aceh Besar serta seluruh para Keuchik/Kepala Desa, Ketua Kelompok Tani dan PPL dalam wilayah Kec. Indrapuri. Rapat/Musyawarah di awali oleh Kata-kata Sambutan Camat Kec. Indrapuri Bapak Burhan, SPd. Dalam Kata-kata Sambutannya, Burhan mengatakan bahwa kawasan Kecamatan Indrapuri mempunyai dua sumber air ( Irigasi ) yaitu Irigasi Krueng Jreu dan Irigasi Krueng Aceh, namun pada tahun 2016, jaringan Irigasi Krueng Aceh akan dilakukan perbaikan ( rehab ) sehingga air tidak tersedia di jaringan. Untuk itu, masih menurut Burhan, pada sawah-sawah di jaringan Irigasi Kr. Aceh agar tidak dilakukan penanaman Padi, namun dapat dilakukan dengan penanaman palawija ( jagung atau kedelai ). Burhan mengajak seluruh masyarakat tani agar dapat memahami kondisi ini dan mematuhinya demi kelancaran kegiatan pelaksanaan perbaikan irigasi dan pelaksanaan usahatani, selanjutnya Burhan membuka secara resmi pelaksanaan Rapat/Musyawarah Turun Ke Sawah MT. Gadu 2016. Rapat/Musyawarah Turun Ke Sawah dilanjutkan dengan mendengar pengarahan dan penjelasan dari Kepala Dinas Pengairan Aceh Besar yang diwakili oleh Sdr. Hamdani, SP. Dalam arahannya, Hamdani menyatakan untuk daerah Jaringan Irigasi Kr. Jreu dapat dilakukan penanaman Padi seperti biasanya, sedangkan untuk wilayah jaringan Irigasi Kr. Aceh penanaman Padi tidak bisa dilakukan karena akan ada perbaikan Jaringan Irigasi. Masih menurut Hamdani, perbaikan jaringan irigasi belum bisa dilakukan karena masih ada sawah-sawah yang belum dan sedang melakukan pemanenan Padi. Acara Rapat/Musyawarah Turun Ke Sawah MT. Gadu 2016 selanjutnya mendengarkan Pengarahan oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Besar yang di wakili oleh M. Hasan, SP. Dalam arahannya, Hasan menyatakan bahwa, Dinas Pertanian TPH Aceh Besar dapat menyediakan bantuan benih Jagung atau Kedelai jika petani mau melaksanakan penanaman palawija sebagai pengganti penanaman padi sawah. Dan untuk sawah-sawah yang tidak direhap jaringan Irigasinya, Dinas Pertanian TPH Aceh Besar dapat memfasilitasi penyediaan benih bermutu yang tahan dari gangguan Hama dan Penyakit, demikian ungkap M. Hasan. Rapat/Musyawarah Turun Ke Sawah MT. Gadu 2016 masih dilanjutkan dengan mendengarkan peran Tentera Nasional Indonesia (TNI) yang disampaikan oleh Danramil Kec. Indrapuri, dan TNI siap mendukung kegiatan Usaha Tani petani dalam rangka peningkatan produksi dan pendapatan petani serta keamanan Nasional sebagaimana yang diujudkan dalam Program Upaya Khusus (UPSUS) Pengembangan Padi, Jagung dan Kedelai. Dalam Musyawarah Rumusan Jadwal Tanam Padi Musim Tanam Gadu 2016 di wilayah Kec. Indrapuri Aceh Besar di pimpin langsung oleh Koordinator BP3K Indrapuri bapak Mustafa, S.ST, dengan hasil sebagai berikut : ? Gotong royong : Tanggal 15 s/d 20 April 2016 ? Pelepasan Air : Tanggal 20 April 2016/ disesuaikan.? Pengolahan tanah : Tanggal 23 s/d 31 April 2016? Persemaian Benih : Tanggal 25 April s/d 15 Mei 2016? Penanaman : Tanggal 15 s/d 30 Mei 2016? Tutup Air : Tanggal disesuaikan. ? Perawatan : Dari Pertama Perlakuan sampai Panen? Perkiraan Panen : Pertengahan September 2016 s/d selesai. Sebelum dilakukan penyampaian kesimpulan, dilaksanakan diskusi dan penyerahan bendera/umbul-umbul Turun Ke Sawah yang berwarna Kuning sebagai tanda persiapan pelaksanaan Turun Ke Sawah MT. Gadu 2016 di wilayah Kec. Indrapuri. Penyampaian Kesimpulan yang disampaikan oleh Ir. Yusrizal, M.Si selaku yang mewakili Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Aceh Besar, dimana dalam kesimpulannya, Yusrizal menyampaikan sebagai berikut :1. Bahwa pelaksanaan Rapat/Musyawarah Turun Ke Sawah merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh BP2KP Aceh Besar dalam setahun ada dua kali yaitu untuk MT Gadu dan Rendengan2. Penentuan dan Penetapam Jadwal Tanam ini adalah dalam rangka untuk penyerentakan pelaksanaan penanaman padi yang diawali dari pelepasan air dan pemamfaatan air irigasi, pembersihan saluran, pengolahan tanah, penanaman, dan waktu panen.3. Adanya perbaikan jaringan Irigasi Kr. Aceh yang menyebabkan tidak bisanya dilakukan penanaman padi, namum dapat ditanggulangi dengan menanaman palawija ( jagung atau kedelai ) yang difasilitasi bantuan benih oleh Dinas Pertanian TPH Aceh Besar sehingga tidak terjadi kekosongan kegiatan usahatani.4. TNI/POLRI siap melakukan pengawasan terhadap apa yang sudah disepakati Di akhir acara, Afilinda Rossa, SP selaku pembawa acara mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyuseskan acara ini, dan mohon maaf jika ada kesalahan dalam membawa acara tersebut. Demikian laporan pelaksanaan Rapat/Musyawarah Turun Ke Sawah Musim Tanam (MT) Gadu 2016 di wilayah Kerja BP3K Indrapuri Aceh Besar. Ditulis dan dilaporkan oleh : Ir. Yusrizal, M.Si/Admin Kabupaten