Gunung Sugih. Hama wereng merupakan salah satu masalah yang cukup mengganggu dan harus dihindari oleh para petani. Jika tidak ditangani dengan baik hal ini dapat menyebabkan kegagalan panen atau puso. Bukan untung yang didapat tetapi kerugian yang akan diterima oleh para petani. Selain itu juga produksi serta ketersediaan pangan pun akan ikut terganggu. Mengingat begitu pentingnya kegiatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian hama wereng khususnya di Lampung Tengah, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Lampung Tengah menggelar kegiatan tersebut di wilayah Lampung Tengah. Kegiatan yang juga bekerjasama dengan Balai Perlindungan Tanaman (Perlintan) Provinsi Lampung, BP4K Kabupaten Lampung Tengah menggerakkan seluruh penyuluh untuk turut serta dalam pencegahan dan pengendalian hama wereng di wilayah binaan masing-masing. Muliwan, SP., MM. selaku Sekretaris BP4K Kab. Lampung Tengah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata yang dilakukan oleh para penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan Kabupaten Lampung Tengah dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan (Beras) secara nasional, mengingat Lampung Tengah merupakan salah satu lumbung pangan di Provinsi Lampung. Hal tersebut disampaikan disela-sela kegiatan pencegahan dan pengendalian hama wereng di Kampung Tanggul Angin, Kecamatan Punggur pada Kamis, 21 Juli 2016. Hadir juga pada kegiatan tersebut Ir. Sutumo dari Tim Percepatan Pembangunan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Lampung, Ir. Anang S., Kepala Laboratorium Proteksi Tanaman, Sukono, SP., Siswadi, SP., Basuki Hendriawan, S.Pi., M,Si (KJF BP4K Kab. Lampung Tengah), I Gusti Putu Budiyana, SP. selaku Kepala BP3K Kec. Punggur, POPT Kecamatan Punggur, Koramil Kec. Punggur, Penyuluh Pertanian se-Kecamatan Punggur, serta hadir juga para mahasiswa UNILA. Kegiatan serupa juga dilakukan secara serentak di kecamatan lain yang ada Kabupaten Lampung Tengah. Seperti diketahui bahwa wereng adalah sebutan umum untuk serangga penghisap cairan tumbuhan anggota ordo Hemiptera (kepik sejati), subordo Fulgoromorpha, khususnya yang berukuran kecil. Tonggeret pernah digolongkan sebagai wereng (di bawah subordo Auchenorrhyncha) namun sekarang telah dipisah secara taksonomi. Karena eksklusif hidup dari tumbuhan, sejumlah anggotanya menjadi hama penting dalam budidaya tanaman. Selain sebagai pemakan langsung, wereng juga menjadi vektor bagi penularan sejumlah penyakit tumbuhan penting, khususnya dari kelompok virus. (Basuki Hendriawan, S.Pi, M.Si)