Dalam Upaya meningkatkan kapasitas petani di Kecamatan Bojongasih, BPP Kecamatan Bojongasih menggelar Pelatihan Padi Organik bagi petani yang tergabung dalam kelompok tani harapan mukti I Desa Merta Jaya , sangkan Hurip Desa Sindang sari, dan Talaga murni Cikadongdong, yang diselenggrakan selama 3 hari dengan jumlah peserta 30 orang. Pelatihan ini, dimaksudkan untuk mengajak masyarakat khususnya para petani untuk menciptakan agroekosistem yang optimal dan lestari berkelanjutan baik secara sosial, ekologi maupun ekonomi serta hidup sehat dengan mekonsumsi produk pertanian yang sehat tanpa pupuk kimia dan pestisida. Pertanian Organik diartikan sebagai sikap (atittude) atau tingkah laku (behavior) petani dalam melaksanakan sistem bertani yang ramah lingkungan dengan cara memanfaatkan bahan –bahan alami yang tidak menggunakan bahan kimia sintetis serta hasil rekayasa genetik. Bertani Organik mengajarkan petani untuk hidup tidak egois karena dalam platihan padi organik ini, berprinsif untuk hidup saling membutuhkan atau saling keterkaitan (organis) misalnya “dalam menghadapi hama petani tidak perlu memberantas habis dengan menggunakan pestisida tetapi petani diajak untuk memperhatikan keseimbangan alam artinya bahwa dalam siklus hidup mahluk hidup di alam memiliki peran tersendiri yakni ada yang menjadi Hama, ada yang menjadi predator (pemangsa hama) serta sebagai serangga lain dan semuanya telah diatur oleh Alloh SWT yang maha Kuasa, dan kita hanya melestarikan semua yang alloh ciptakan agar tetap ada dalam keseimbangan. Materi yang disampaikan dalam kegiatan platihan padi organik ini, terdiri kebijakan pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam pengembangan pertanian padi organik, Pembelajaran ekologi tanah (PET), perbanyakan Mikro Organisme Lokal (MOL), pembuatan pupuk Organik, Pembuatan Pestisida Nabati (Pesnab),Pengendalian Hama terpadu (PHT), budidaya padi Organik dan rencana Tindak Lanjut. Dari Pelaksanaan platihan Organik ini, diharapkankan adanya perubahan perilaku (pengetahuan Keterampilan dan Sikap) para peserta pelatihan, dari budidadaya padi secara konvensional menjadi budidaya padi secara organik yang ramah lingkungan dan masyarakat bisa hidup lebih sehat, cerdas dan mandiri. Andriyana, S,ST. (PPL BPP Kec. Bojongasih)