Ma`ruf, SST. Kecamatan Parado merupakan salah satu sentra pengembangan Agribisnis Pertanian dan Perkebunan di Kabupaten Bima karena memeiliki karakteristik lahan dan iklim yang cocok bagi pengembangan komoditas strategis nasional seperti Komoditas tanaman pangan seperti padi, jagung, kedelai. Komoditas Hortikultura Durian dan Jeruk, Komoditas perkebunan berupa Kemiri dan Kelapa serta jambu mete. Permasalahan yang berkembang dalam usaha agribisnis tersebut adalah�kekurangan modal, ketersediaan sarana produksi seperti pupuk dan pestisida pada saat musim tanam serta pemasaran hasil pertanian pada saat panen perdana sehingga berdampak pada rendahnya produksi dan pendapatan petani. permasalahan tersebut ditimbulkan oleh kurangnya kerjasama antar petani / kelompoktani dengan pihak lain seperti pengusaha / pengecer pupuk, pestisida, Lembaga pemasaran hasil maupun lembaga keuangan.� Memperhatikan masalah tersebut Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Parado pada Hari kamis Tanggal 3 Mei 2018 telah melakukan kegiatan Koordinasi Kerjasama Bidang penyuluhan dengan melibatkan Petani dan para pengusaha. Pada kegiatan tersebut dihadiri pula oleh bapak Kisman,Sp Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian kabupaten Bima. Kisman, SP dalam sambutannya mengatakan dalam menunjang Kegiatan Agribisnis tidak terlepas dari berbagai subsistem dari hulu hingga hilir. Subsistem Agro Input (Sarana / Prasarana), Agro On farm (Budidaya), Susbsistem Agro Industri / Prosesing, Agro Niaga ( Pemasaran) serta Agro support, berdasarkan hal tersebut diperlukan pendataan terhadap�kelembagaan yang bergerak�pada subsistem dan perlu dibangun kerjasama yang saling menguntungkan melalui perjanjian kerja (MOU).