Loading...

BPP Parado Uji Coba Pembuatan dan Aplikasi Alat Tabela Padi Ssawah

BPP Parado Uji Coba Pembuatan dan Aplikasi Alat Tabela Padi Ssawah
Oleh : Ma'ruf, SST Kecamatan Parado merupakan salah satu sentra pengembangan produksi padi di Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat dengan luas tanam padi sawah setiap tahun adalah 2.801 Hektar dengan total produksi 14.316 Ton GKP. Memperhatikan luas tersebut petani diKecamatan Parado dalam melakukan Penanaman padi menggunakan sistem Tanam benih langsung dengan cara di sebar tanpa menggunakan jarak tanam yang sesuai anjuran teknologikarena hemat biaya dan tenaga kerja, namun produktivitas padi masih sangat rendah yaitu mencapai 54 KWT GKP / hektar. Salah satu solusi yang yang dilakukan Tim Penyuluh kecamatan parado adalah menggunakan alat tanam benih langsung dengan menggunakan Pipa paralon yang dirangkai dengan menggunkan roda sepeda bekas dengan membuat lubang sesuai jarak tanam yang dikehendaki yaitu jarak tanam 20 x 20cm. Keuntungan penggunaan alat Tabela adalah hemat biaya tenaga kerja hemat benih. jumlah biaya tenaga kerja yang digunakan dalam 1 ha adalah 5 HKP (hari Kerja Pria) dengan upah total upah Rp. 500.000 sedangkan jika tanpa menggunakan alat tabela jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 10 HKW (hari kerja Wanita) dengan total upah Rp.800.000.- Berdasarkan analisis ekonomis tersebut maka BPP Parado akan terus mengembangkan teknologi penggunakan alat Tabela padi sawah.