Siapa yang tidak kenal dengan buah naga (Hylocereusundatus). Buah yang berasal dari Negara Amerika Tengah namun cukup terkenal di daerah tropis dan berkembang dengan sangat baik di daerah asia tenggara khusunya Indonesia. Tanaman tropis ini mempunyai banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Buah yang banyak mengandung vitamin B, Vitamin C, fosfor, protein, kalsium, fiber, captin dan antioksidan ini terbilang sangat unik. Bagaimana tidak, buah yang bersemi ketika senja mulai meredup hingga malam hari dan akan layu ke esokan harinya. Bunga buah naga juga tergolong indah dan menawan ketika malam hari sehingga seringkali mendapat julukan sebagai Moonflower (bunga rembulan) atau ada yang menyebut dengan Queen of the Noght Flower (bunga Sang RatuMalam). Manfaat buah naga sangat banyak antara lain : 1). Membantu mengurangi berat badan ; 2). Membantu proses detoksifikasi ; 3). Mampu mencegah kanker; 4). Mampu mencegah diabetes ; 5). Mampu mencegah tekanan darah tinggi dan serangan jantung; 6). Meningkatkan system kekebalan tubuh; 7). Membantu masalah pencernaan; 8). Menunda penuaan dini; 9). Membantu meringankan batuk dan asma; 10). Membantu pertumbuhan dan kesehatan tulang serta melancarkan perdaran darah. Meskipun memiliki bunga yang indah dan menawan, buah naga juga memiliki perisai yang sangat berbahaya berupa duri yang menempel di setiap tonjoloan buku-buku. Setiap tonjolan tersebut memiliki 3-4 buah duri. Jika menusuk bagian tubuh manusia maka akan terasa menyengat sakitnya. Meski tidak berbahaya, namun sakit sesaat yang ditimbulkan cukup membuat kita terkejut dan menimbulkan luka dan berdarah. Menanam tanaman buah naga tidaklah sulit, cukup dengan stek batang. Tanaman ini akan mudah sekali tumbuh dan bertunas jika sudah tersentuh media tanam. Potong batang stek buah naga sepanjang 30- 50 cm. Hal ini dilakukan agar tanaman cepat bertunas dan cepat memanjat. Sebelum menanam sebaiknya sediakan tiang pancang yang terbuat dari kayu atau semen cor setinggi 1,8 – 2,0 meter. Hal ini dikarenakan tanaman buah naga adalah tanaman dengan tipe memanjat. Ketika tunas tumbuh, akar tanaman akan keluar dan menempel di pancang sehingga tanaman tersebut akan kokoh. Pada bagian atas pancang di beri penopang yang terbuat dari ban motor bekas. Tanaman buah naga akan mulai berbuah pada umur 8-12 bulan setelah tanam. Semakin panjang stek yang digunakan semakin cepat pula dia akan berbuah. Hal inidikarenakan tunas tunas yang telah tumbuh sudah mulai menjuntai kebawah. Berikan pupuk tanaman sejak mulai tanam sampai masa berbuah. Pada awal masa tanam cukup gunakan pupuk yang mengandung N, dan setelah memasuki bulan ke 6 gunakan pupuk NPK dengan atau pupuk yang mengandung unsur P dan K. Tanaman buah naga yang sudah mulai muncul calon bunga akan kelihatan di balikduri. Terlihat membengkak dan dalam 2-3 hari kedepan akan memunculkan tunas bunga. Dibutuhkan lebih kurang 1 bulan sejak proses bunga mekar sampai buah-buah naga bias dipanen. Ciri-ciri buah naga siap panen adalah, buah berwarna merah, kulit buah bersih. Gunakan gunting saat memotong buah untuk dipanen. Hal ini dilakukan agar buah tidak menjadi rusak dan tanaman menjadi sehat karna tidak dipaksa untuk diambil buahnya. Penulis DARMA IRAWAN, SST Penyuluh Pertanian (BPP Jawai)