Loading...

Budi Daya Kopi Arabica Sembalun Di Kelompok Tani Arabica Desa Sembalun Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur

Budi Daya Kopi Arabica Sembalun Di Kelompok Tani Arabica Desa Sembalun Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur
Gambaran Umum Kelompok Arabika Desa Sembalun Kopi Arabica (Coffe Arabica) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang menjadi tanaman unggulan khususnya di daerah Sembalun. Pada zaman dahulu di era tahun 70 an masyarakat Sembalun menenam tanaman kopy pada pekarangannya sehingga pada setiap rumah terdapat 2 -3 pohon tanaman kopy, dengan tujuan setiap tamu yang berkunjung selalu disuguhkan kopy, selain itu kopy juga untuk kegiatan hajatan. Kopi yang sudah dipanen dapat disimpan bertahun tahun dalam mojeng (tempat penyimpanan yang terbuat dari bambu) Pada awalnya masyarakat sembalun merupakan Petani Kopi sebagai bahan komoditi utama dalam usahanya, namun sekitar tahun 80an seiring dengan program Revolusi Hijau, BIMAS, INMAS, INSUS DAN SUPRA INSUS Petani sembalun beralih komoditi ke Bawang Putih yang ditanam secara besar besaran dengan menggunakan Pupuk Kimia. Alhasil produksi pun meningkat dan berlimpah sampai pada tahun 1997 – 2000 an Bawang Putih sama sekali tidak mampu tumbuh disebabkan tanah yang jenuh dengan bahan bahan kimia sehingga kesuburan tanah sembalun menurun drastis. Kopi Arabica dapat tumbuh dengan baik pada ketinggia 900 – 1.700 mdpl, dengan curah hujan mencapai 1.000 – 2.000 mm/tahun dan 3- 5 bulan kering. Pohon pelindung merupakan salah satu hal yang utama dalam pertumbuhan kopi dengan tekstur tanah yang pasiran dengan pH 5,5 – 6,5. Tahapan Budiday Kopi (Versi Kelompok Tani Arabica Sembalun) Persiapan Lahan Dilakukan minimal dua tahun sebelum tanam meliputi: pembersihan lahan, pembuatan saluran irigasi, pembuatan teras, pengolahan lahan dan penanaman pohon pelindung Pembibitan Dilakukan dengan system generative menggunakan biji kopi sesuai varietas yang diinginkan atau dengan cara vegetative yaitu dengan system sambung Penanaman Dilakukan apabila bibit sudah siap tanam dan lubang tanam sudah dipersiapkan dua bulan sebelumnya. Pada setiap lubang tanam ditambahkan bahan organic/pupuk kompos. Penanaman dilakukan pada musim penghujan, dengan jarak tanam 2,5 x 2 m Pemeliharaan Tanaman Meliputi: Pembumbunan, pengendalian Gulma, Pemupukan (dilakukan 3 kali setahun), pemangkasan (pengkas bentuk untuk membentuk percabangan yang produktif), Pengendalian Hama dan penyakit (dilakukan apabila ada serangan pada tanaman) Panen Dilakukan dengan cara memetik buah yang sudah berwarna merah dengan jarak per 12 hari sekali LALU SUPARLAN, SP (PPL Desa Sembalun)