Loading...

BUDI DAYA TANAMAN KENCUR

BUDI DAYA TANAMAN KENCUR
Kencur merupakan tanaman kecil yang hidup secara merumpun dan tumbuh mendatar hampir rata dengan permukaan tanah. Bila diperhatikan, tanaman ini tidak memiliki batang sama sekali, padahal kencur memiliki batang semu yang amat pendek. Kencur tidak dapat tumbuh tinggi, melainkan hanya menutup permukaan tanah. Tanaman kencur dapat tumbuh subur di tanah yang berwarna hitam dan berpasir. Daunnya cukup banyak dan berbentuk bulat melebar dengan ujung mengecil. Warna daunnya hijau gelap tampak segar dengan permukaan yang tebal serta mulus. Tulang daunnya jelas sekali. Daunnya cukup banyak, tumbuh dari batang dengan tangkai yang sangat pendek dan berwarna keputih-putihan. Bunga kencur berukuran kecil berwarna ungu keputih-putihan dan berbau harum. Bunga kencur tumbuh di scla-scla daun dan mudah gugur.Budi Daya Tanaman KencurTanaman kencur akan bagus hasilnya bila ditaman di tanah yang gembur, subur, dan sedikit berpasir. Meskipun demikian, kencur cukup toleran terhadap tanah yang tidak terlalu subur. Bahkan, pada musim kemarau panjang kencur masih dapat bertahan hidup, namun tampak seperti mati suri. Pada musim kemarau, semua daunnya mengering, tetapi sebenarnya rimpang kencur masih dapat bertahan. Saat hujan atau air siraman datang, maka tunas akan muncul kembali.1. PembenihanPembibitan kencur diambil dari rimpang yang sudah cukup tua, tetapi masih segar. Tetapi untuk tanaman skala kebun, sebaiknya rimpang disimpan dulu di gudang atau tempat yang agak gelap sampai mengeluarkan tunas. Dengan demikian, saat ditanam di lahan maka kencur akan tumbuh dengan mudah.Penanaman sebaiknya dilakukan pada permukaan musim penghujan karena air hujan dapat membantu proses pertumbuhan tunas tanaman. Kencur dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari, tidak terlalu basah dan di tempat terbuka. Untuk bibit sebaiknya dipilih dari rimpang yang tumbuh paling ujung. Gunakan rimpang dari tanaman yang sudah cukup tua dan jangan dari tanaman yang masih muda. Diharapkan, dalam waktu 1-2 minggu rimpang sudah bertunas dan tumbuh karena awal pertumbuhan rimpang membutuhkan tingkat kelembaban yang cukup tinggi.2. Persiapan LahanSebelum ditanami kencur, tanah harus diolah terlebih dahulu. Tujuannya agar tanah menjadi gembur. Lakukanlah pencangkulan sedalam 20-30 cm. Drainase diusahakan sebaik mungkin, agar tidak terjadi penggenangan air pada lahan. Oleh karena itu, perlu dibuat parit-parit pemisah petak. Ukuran petak dibuat teratur dengan lebar 2-3 m, sedangkan panjang petak disesuaikan dengan kondisi di lapangan.3. Jarak TanamJarak tanam yang digunakan untuk penanaman kencur yang dipanen tua adalah 80 cm x 40 cm. Bibit kencur ditanam sedalam 5-7 cm dengan tunas menghadap ke atas, jangan terbalik, karena dapat memperlambat pertumbuhan.4. PemupukanAgar lahan kencur gembur dan subur perlu diberi pupuk kandang untuk memberikan hara organik serta untuk memperbaiki struktur tanah. Pupuk kandang atau pupuk organik diberikan saat melakukan pengolahan atau pencangkulan tanah. Pupuk dicampur dengan tanah secara merata agar dapat meresap dan memberikan hara yang diperlukan tanah selain untuk membuat struktur tanah yang lebih baik. Tambahkan pupuk buatan berupa Urea, TSP, dan KCL. Urea dan KCL diberikan sebanyak dua kali, separuh bagian diberikan pada saat tanam dan sisanya diberikan pada saat tanaman berumur 45 hari. Adapun semua takaran pemberian TSP diberikan pada saat penanaman. Pada tanah yang subur, dosis pupuk dapat lebih dikurangi.5. PemeliharaanSetelah tumbuh, tanaman kencur harus disiram pada saat tidak turun hujan, terutama saat tanaman masih muda. Penyiangan dilakukan satu bulan sekali. Rumput-rumput liar atau gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman harus dibersihkan dan dibuang. Penyiangan pertama dilakukan pada waktu tanaman berumur 2 3 minggu. Setelah itu, lakukanlah penyiangan 3-6 minggu sekali tergantung dari kondisi gulmanya. Jika gulmanya banyak sekali, inaka frekuensi penyiangan harus lebih sering dilakukan. Pencangkulan gulma boleh dilakukan di jalur yang jauh dari pokok tanaman. 6. Pengendalian Organisme Pengganggu TanamanHama yang kebanyakan sering mengganggu tanaman kencur adalah ulat pemakan daun. Ulat Karana diocles dan Udas pesfolus sering menyerang tanaman kencur dengan menggerogoti daun. Jika serangannya masih sedikit, ulat ini dapat dibasmi dengan cara manual, yaitu ditangkap dan dibunuh. Jika serangannya berat, pemberantasannya harus dengan insektisida 7. PanenSaat musim kemarau, waktu itulah tanaman kencur akan mati suri, tanaman kencur sudah dapat dipanen. Bongkarlah keseluruhan tanaman dan bersihkanlah rimpang dari tanah atau kotoran lain yang melekat. Selanjutnya, rimpang kencur sudah siap untuk dijual dalam bentuk segar. oleh : Suliyem, SPSumber : https://www.faunadanflora.com/