Loading...

Budidaya Cabe Dilahan Wedi Kengser Sungai Progo

Budidaya Cabe Dilahan Wedi Kengser Sungai Progo
Budidaya Cabe rawit di lahan wedi kengser (sungai progo) Desa Ngentakrejo Kecamatan Lendah Kabupaten Kulon Progo perbatasan sebelah timur adalah kawasan wedi kengser sungai progo, yang banyak dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya tanaman baik tanaman pangan, hortikultura dan hijauan pakan ternak .Potensi lahan wedi kengser sungai progo yang dikelola dengan baik ternyata memberikan nilai tmabah bagi petani . Salah satu komoditas tanaman hortikultura yg dibudidayakan adalah cabe rawit . Dengan adanya pemanfaatan kawasan wedi kengser ini membantu dalam peningkatan pendapatan petani .Anggota kelompok tani Ngudi mulyo, Temben , Ngentakrejo ,Lendah, Kulon Progo sudah melakukan budidaya cabe rawit dilahan wedi kengser . Permasalahan awal yang adalah tingkat kesuburan tanah rendah karena lahan wedi kengser didominasi oleh pasir . Sehingga kondisi tersebut harus dikelola agar dapat digunakan sebagai lahan pertanian, langkah yang harus dilakukan yaitu dengan menambah pupuk organik atau pupuk kandang yang diharapkan dapat memperbaiki kualitas struktur tanah. Penyemaian Sebelum disemai benih direndam dalam air hangat selama semalam. Pesemaian dapat dengan media polybag atau dengan bedengan. Umur 30-40 hari setelah semai bibit siap ditanam dilahan Pengolahan lahan Pembersihan gulma Tambahkan pupuk organik/pupuk kandang 6 ton/ha Pembajakan agar gembur atau dicangkul Dibuat bedengan ukuran 120cm , panjang sesuai keadaan. Jarak antar bedengan 60cm Pemasangan mulsa bila menggunakan mulsa Penanaman Penanaman bibit cabe dengan jarak tanam 60-70cm x 30-50cm Masukan bibit cabe kedalam lubang tanam ,lalu tutup dengan tanah dan dipadatkan. Pemeliharaan Penyulaman : dilakukan segera mungkin agar tanaman susulan tidak beda jauh Penyiangan : pembersihan gulma disekitar tanman cabe Pengairan : dilakukan pada awal penanaman bila air hujan tidak mencukupi kebutuhan . Pemupukan : Dosis pupuk organik 2 ton/ha, phonska 700kg/ha,ZA 200kg/ha. Pemupukan dengan pupuk organik 2 ton/ha +300 kg Phonska( pupuk dasar. Umur 20 hst 400 kg phonska, umur 40 hst 200kg ZA Pengendalian Hama dan Penyakit. Apabila ada gejala serangan hama penyakit segera dilakukan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman Panen Panen didataran rendah umur 70-75 hari, dilakukan dengan cara memetik buah yang sudah tua (kemerahan). Ditulis oleh : Danang Herusena,SP. Penyuluh Pertanian Madya BPP Kecamatan Lendah Sumber : Brosur Penyuluhan Pertanian BPP Kecamatan Lendah 2.Teknik pengeloaan lahan pasir untuk tanamn hortilultura.Liptan BPTP Yogyakarta,Agustus .2014 Ir.H.Isran Noor ,2012 ,Buku Pintar Penyuluh Pertanian,PERHIPTANI