Loading...

BUDIDAYA CABE MERAH (Capsicum annum L)

BUDIDAYA CABE MERAH (Capsicum annum L)
A. SYARAT TUMBUH TANAMAN CABE Pada umumnya cabe dapat ditanam pada dataran rendah sampai ketinggian 2000 meter dpl. Cabe dapat beradaptasi dengan baik pada temperatur 24 – 27º C dengan kelembaban yang tidak terlalu tinggi dan Permukaan tanah yang paling ideal adalah datar dengan sudut kemirigan lahan 0derajat serta membutuhkan sinar matahari penuh dan pH tanah yang optimal antara 5,5 sampai 7. B. PENGOLAHAN TANAHPengolahan tanah untuk budidaya cabe merah ditujukan untuk memperbaiki drainase dan aerasi tanah, meratakan permukaan tanah dan mengendalikan gulma. Pada lahan pekarangan tahapan pengolahan adalah lahan dicangkul sedalam 30 - 40 cm sampai gembur, kemudian dibuat bedengan dengan lebar 1-1,2 m, tinggi 30 cm dan jarak antar bedengan 30 cm. Setelah itu dibuat guludan dan lubang tanam dengan jarak tanam (50 - 60 cm) x (40 -50 cm). Untuk menaikkan pH tanah lakukan pengapuran lahan menggunakan dolomit atau kapur gamping dengan dosis 2 – 4 ton/Ha atau 200 – 400 gram / meter persegi tergantung pH tanah yang akan dinaikkan. Tahap berikutnya adalah pemasangan mulsa plastik hitam perak yang berguna untuk menekan perkembangbiakan hama dan penyakit, pertumbuhan gulma, mengurangi penguapan, mencegah erosi tanah, mempertahankan struktur, suhu dan kelembaban tanah serta dapat serta dapat mencegah terjadinya pencucian pupuk. C. TEKNIK PENANAMAN• Pembuatan lubang tanam : Pembuatan lubang tanam sedalam 8-10 cm dilakukan bersamaan dengan pembuatan lubang pada mulsa yang sesuai dengan jarak tanam yang dianjurkan. • Pemindahan Bibit : Bibit cabe dipersemaian yang telah berumur 15 – 17 hari atau telah memiliki 3 atau 4 daun, siap dipindah tanam pada lahan. Semprot bibit dengan fungisida dan insektisida 1 – 3 hari sebelum dipindahtanamkan untuk mencegah serangan penyakit jamur dan hama. Jarak tanam yang digunakan adalah 50-60 cm, jarak antar lubang 60-70 cm.• Pembuatan Ajir : Pemasangan lanjaran atau ajir dapat dilakukan disamping lubang tanam, dengan tujuan untuk menopang tumbuhnya tanaman cabe. D. PEMELIHARAANPemeliharaaan pada tanaman cabe dapat dilakukan melalui beberapa kegiatan :• Penyulaman : dilakukan apabila tanaman yang tumbuh tidak normal• Penyiangan : dilakukan dengan mencabut rumput/gulma disekitar tanaman.• Pewiwilan : bertujuan agar pertumbuhan vegetatif tanaman dapat optimal• Pemupukan susulan : Pupuk susulan kedua dilakukan saat tanaman berumur 40 hst dengan memberikan pupuk NPK Grand S-15 300 kg / Ha. E. HAMA DAN PENYAKITHama yang sering menyerang tanaman cabe merah adalah :• Ulat Tanah atau Agrotis Ipsilon• Ulat Grayak• Lalat Buah Untuk penyakit yang sering menyerang pada tanaman cabe merah adalah :• Rebah semai• Layu bakteri• Antraknose / patek• Busuk Phytophthora• Bercak daun Cercospora• Penyakit Virus F. PANENPada saat tanaman berumur 75 – 85 hst yang ditandai dengan buahnya yang padat dan warna merah menyala, buah cabe siap dilakukan pemanenan pertama. Umur panen cabe tergantung varietas yang digunakan, lokasi penanaman dan kombinasi pemupukan yang digunakan serta kesehatan tanaman. Tanaman cabe dapat dipanen setiap 2 – 5 hari sekali tergantung dari luas penanaman dan kondisi pasar. Sumber : 1. Harpenas, Asep & R. Dermawan. 2010. Budidaya Cabe Unggul. Penebar .Swadaya. Jakarta.2. http://pupuknpkorganiklengkap.blogspot.com/2009/11/panduan-menanam-cabe.html3. Badaan Litbang Pertanian. 2012. Budidaya cabe merah. Penulis : Iman Priyadi, SP (Penyuluh Pertanian Balai Besar pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian) email : imanpriyadi@yahoo.co.id