Budidaya Jagung Hibrida Desa Jayabakti Kecamatan Banjarwangi
Budidaya Jagung Hibrida di�Desa Jayabakti�Kecamatan Banjarwangi sangat cocok untuk dibudidayakan mengingat potensi produksi dan�pasar usaha budidaya jagung sangat menjanjikan karena Jagung merupakan komoditi pertanian yang sangat kaya akan kandungan karbohidrat yang dibutuhkan oleh manusia dan hewan sebagai bahan baku pembentukan energi.�karene jagung juga mempunyai kandungan karbohidrat yang ada pada jagung bahkan hampir setara dengan kandungan karbohidrat pada beras.Varietas benih jagung , yaitu Benih Jagung Hibrida BISI-18 dan NK cukup baik dibudidayakan di daerah banjarwangi karena Varietas benih Jagung Super Hibrida BISI-18 dan NK ,baik sekali bila ditanam pada dataran rendah hingga dataran tinggi sampai ketinggian 900 meter lebih diatas permukaan laut.�Pemilihan benihJenis jagung hibrida yang sudah bersertifikatdan biasanya benih sudah dibubuhi fungisida yang berfungsi untuk melindungi tanaman dari berbagai penyakit.Penyiapannya lahanTanah yang digunakan gembur, drainase dan airase baik ,apabila tanah asam bisa di taburi dengan menggunakan kaptan,. Bila drainase tinggi,dalam pengolahan tanah untuk tanaman jagung disarankan dibuat guludhan atau parit.Waktu dan cara tanamWaktu yang cocok untuk budidaya jagung biasanya sekitar bulan Mei-Juni-Juli (karena musim penghujan akan selesai,hingga musim kemarau datang) itu bisa dimanfaatkan untuk budidaya jagung dengan baik.Jarak tanamJarak tanam didalam barisan 20-25 cm,setelah dibuatkan parit atau guludan untuk menghindari tanah terlalu lembab atau becek dengan jarak antara guludan adalah 2-4 m.Pemupukan dan PemeliharaanPemupukan penting karena jagung membutuhkan banyak nitrogen 300 kg. Urea diberikan saat tanam 1/3 dan sisanya diberikan setelah umur tanaman 1 bulan. 200-250 kg SP36/TSP 75-100 kg KCL . Pemberian pupuk dianjurkan tidak kena batang tanaman jagung,kira-kira 5-7 cm dipinggir tanaman dan kedalamannya 4-6 cm.Artiket tanggal 01 November 2018Penulis : Abdul Lukman Masrian (BPP Kec Banjarwangi) �