Tanaman mentimun sebenarnya tanaman yang mudah dibudidayakan dan memiliki peluang bisnis yang menjanjikan. Usia tanaman mentimun cukup singkat, 35 hari sejak masa tanam tanaman mentimun sudah dapat kita petik. Untuk pemasarannya pun tidak terlalu sulit, banyak pedagang sayuran yang siap menampung hasil panen mentimun kita. LANGKAHLANGKAH MENANAM MENTIMUN Mentimun merupakan tanaman yang dapat tumbuh diberbagai iklim. Namun iklim yang paling ideal adalah iklim kering dengan suhu 21-27 derajat celcius. Mentimun dapat ditanam di dataran rendah maupun tinggi, dengan ketinggian 100-1200 mdpl. Tanaman mentimun menyukai tanah yang gembur dan banyak mengandung unsur hara. Dengan tingkat keasaman tanah PH 6-7. Karena timun termasuk tanaman singkat maka dibutuhkan perawatan ekstra karena mentimun cukup rentan hama dan cuaca. Hama utama mentimun biasanya tawon dan ulat. Untuk memulai menanam mentimun langkah langkahnya adalah: PEMILIHAN BIBIT Diera pertanian modern seperti sekarang ini sebenarnya kita sangat dimudahkan untuk berbudidaya pertanian. Untuk persiapan bibit mentimun kita tidak perlu bersusah payah membuat bibit sendiri dengan menunggu mentimun tua dan matang. Karena di toko pertanian sudah banyak tersedia bibit timun berkualitas dengan berbagai merek dan harga yang ekonomis. Yang perlu kita lakukan adalah proses perlakuan bibit sebelum ditanam: Sebelum biit ditanam sebaiknya rendam bibit dalam air hangat 3-5 jam kemudian bungkus dengan kain lembab, bisa juga menggunakan kertas koran yang sebelumnya sudah kita basahi dengan air. Dalam waktu 15-24 jam bibit akan mulai berkecambah dan siap untuk ditanam. PERSIAPAN LAHAN Gemburkan tanah dengan bajak atau cangkul dengan kedalaman 20-30 cm. Buat bedengan atau guludan dengan lebar 1 meter dan tinggi 20-30 cm. Jarak antar bedengan kurang lebih 50-60 cm. Panjang bedengan menyesuaikan dengan lahan yang akan ditanami mentimun. Setelah bedengan jadi taburkan kapur dolomit secara merata diatas bedengan untuk menjaga keasaman tanah. Kemudian tutup bedengan dengan mulsa jerami di siang hari/saat panas supaya kondisinya tetap bagus. . Setelah itu buatlah lubang lubang diatas mulsa dengan lebar kuarng lebih 10 cm dengan jarak antar lubang kurang lebih 40 cm (lebar) dan 50 cm (panjang). Untuk membuat lubang kita dapat mengguinakan kaleng susu yang didalamnya sudah kita beri arang batok untuk memanaskan. Kemudian kaleng kita tempelkan ke plastik mulsa. Berikan pupuk kompos atau pupuk kandang pada lubang tanam yang sudah dibuat dengan dosis 0,5-1 Kg perlubang tanam. Biarkan sampai 1 minggu baru siap di tanam. PENANAMAN MENTIMUN Masukkan biji mentimun kedalam lubang tanam yang telah dibuat. Satu lubang diisi dengan 2 biji mentimun kemudian biji ditutup dengan tanah. Setelah 4 hari biasanya mentimun sudah mulai tumbuh, kontrol pertumbuhan dan perkembangannya. jika terdapat mentimun yang tidak tumbuh atau pertumbuhan terhambat, kerdil dsb segera ganti dengan biji baru. PERAWATAN MENTIMUN Perawatan mentimun ini meliputi pengairan dan pemupukan, dan pemberian ajir. PENGAIRAN. Tanaman mentimun tidak memerlukan banyak air. Pengairan hanya dilakukan pada saat saat umur 1-4 hari pada waktu proses pertumbuhan kecambah. Serta pada umur 15-20 hari saat mulai tumbuh batang. PEMASANGAN AJIR Pasang ajir dilakukan setelah benih tumbuh . Tinggi ajir 150-200cm agar batang dan daun dapat berkembang dengan baik. Pasang benang nilon untuk menghubungkan 1 ajir dengan ajir yang lain, benang nilon berfungsi sebagai media rambatan tanaman. Pada usia tanaman satu minggu biasanya tanaman sudah mulai merambat. Rambatkan tanaman pada ajir dan kontrollah secara rutin sehingga tanaman tidak merambat kemana-mana. Cara merambatkannya dengan menali batang mentimun pada nilon atau ajir menggunakan tali rapia. Usahan tali tidak terlalu rapat yang dapat mengganggu pertumbuhan batang. Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Timun Pemanenan Tanaman mentimun merupakan tanaman berumur cepat. Buah mentimun sudah dapat dipanen pada umur 35 hari. Pemetikan dilakukan 2 hari sekali dengan dengan cara memetik 2-3 buah per pohonnya. oleh. DOMINIKA Y.I JAWA, A.Md