Loading...

BUDIDAYA PADI BLACK MADRAS DI GAPOKTAN BAROKAH BP3K LEMAHABANG CIREBON

BUDIDAYA PADI BLACK MADRAS DI GAPOKTAN BAROKAH BP3K LEMAHABANG CIREBON
Pada musim tanam ke-2 Tahun 2018, Gapoktan Barokah Desa Curug Wetan Kecamatan Susukanlebak Kabupaten Cirebon mulai melakukan budidaya padi Black Madras (beras hitam). Black madras merupakan padi yang dikembangkan di Jepang. Padi jenis ini masih jarang dikembangkan di Kabupaten Cirebon, padahal cara budidayanya sama seperti budidaya tanaman padi yang biasa dilakukan oleh petani. Keunggulan beras hitam yaitu memiliki serat yang tinggi dibandingkan beras putih yaitu 20, 1 % dan mengandung indeks glikemik yang rendah sehingga mampu merasakan kenyang yang lebih lama.Padi black madras ditanam oleh petani yang bernama Bapak Saryan dan Nurhasan merupakan pengurus Gapoktan Barokah Desa Curug Wetan. Ciri-ciri padi black madras yang sangat terlihat dari padi jenis lainnya yaitu warna daunnya yang berwarna ungu kecoklatan. Luas lahan yang ditanami yaitu sekitar ± 1.500 m². Tanaman ini ditanam pada Tanggal 14 April 2018 dengan umur bibit 20 hari setelah semai. Sampai hari ini pertumbuhan tanamannya sangat baik dan bebas dari serangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman).Menurut artikel dari website subscart " Black madras (beras hitam) mempunyai manfaat yaitu sebagai sumber energi; mencegah kangker karena mengandung antioksidan, vitamin A dan C; untuk kesehatan kardiovaskuler (dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh manusia); dapat digunakan untuk kecantikan kulit; dan mengurangi obesitas dan diabetes.Diharapkan pertumbuhan dan perkembangan padi ini bisa tumbuh dengan baik sehingga menghasilkan produksi yang optimal. Semoga padi black madras ini dapat dikembangkan di wilayah sekitarnya khususnya Kecamatan Susukanlebak. Ditulis oleh : LIA SYAFRIA ULFAH, S.Pt (PPL Desa Curug Wetan/Admin SIMLUH BP3K Lemahabang)