BPP Rimbo Ilir kab. Tebo dibawah kepemimpinan Bapak Sugeng telah mengembangkan papaya Calina, dimana papaya ini sangat cocok tumbuh di daerah Kec. Rimbo Ilir. Melalui BPP dihimbau kepada masyarrakat uuntuk dapat menanam papaya jenis ini dipekarangan untuk dapat memberikan gizi tambahan kepada keluarga. Pepaya ini sangat cocok dan digemari masyarakat karena rasanya yang manis. Adapun teknis budidaya pepaa calina ini adalah sebagai berikut :Persiapan benihBiji-biji yang dipakai benih tanaman papaya berasal dari buah yang sudah masak dan yang berasal dari tanaman yang baik. Buah pilihan tersebut di belah dua untuk diambil biji-bijinya. Biji yang dikeluarkan kemudian dicuci bersih hingga kulit yang menyelubungi biji terbuang lalu dikering-anginkan ditempat yang teduh. Biji yang bernas diambil untuk dijadikan benih dan yang kurang bernas di buang.PembibitanBenih yang sudah siap dapat langsung pada polibag ukuran 10 x 15 cm atau pada tray. dalam waktu 3 minggu benih akan tumbuh menjadi bibit. Pemeliharaan bibit harus dilakukan dengan intensif sehingga bibit dapat tumbuh sehat dan normal sampai waktunya bisa dipindahkan kelapangan.Lahan pertanaman pepaya Calina perlu disiapkan kurang lebih 1- 2 minggu sebelum penanaman. Penyiapan lahan meliputi, pembersihan, pembuatan guludan atau bedengan, penentuan jarak tanam, Pembuatan lubang tanam, serta pemberian pupuk organik sebagai pupuk dasar.Lahan pertanaman pepaya Calina perlu disiapkan kurang lebih 1- 2 minggu sebelum penanaman. Penyiapan lahan meliputi, pembersihan, pembuatan guludan atau bedengan, penentuan jarak tanam, Pembuatan lubang tanam, serta pemberian pupuk organik sebagai pupuk dasar.Persiapan dan Pengolahan LahanLahan pertanaman pepaya Calina perlu disiapkan kurang lebih 1- 2 minggu sebelum penanaman. Penyiapan lahan meliputi, pembersihan, pembuatan guludan atau bedengan, penentuan jarak tanam, Pembuatan lubang tanam, serta pemberian pupuk organik sebagai pupuk dasar.PenanamanBibit yang telah disemai dalam polybag selama 2 bulan adalah bibit yang telah siap tanam. Proses penanaman di lahan pertanaman dilakukan dengan hati-hati sebab tanah pada polybag tidak boleh hancur. Karena akan menyebabkan bibit layu bahkan bisa mati. Sebaiknya, 1 hari sebelum penanaman lahan diairi terlebih dahulu. Proses tanam sebaiknya dilakukan pada saat sore hari, untuk meminimalkan penguapan pada tanaman yang baru dipindah. Jarak tanam terbaik adalah 2,5 x 2,5 m.PenyulamanProses penyulaman dilakukan sesegera mungkin apabila ada tanaman yang mati atau tumbuh menyimpang akibat kesalahan teknis penanaman maupun karena serangan hama dan penyakit.PengairanProses pemeliharaan selanjutnya adalah pengairan. Pepaya menyukai air tetapi tidak tahan jika air menggenang sebab batangnya cepat busuk. Jadi sistem pengairannya harus tepat. Buat saluran drainase yang tidak membuat air mengepung pohon pepaya Misalnya dibuatkan parit di sekitar lubang tanamPenyiangan dan PembumbunanPenyiangan perlu dilakukan untuk mengurangi persaingan tanaman papaya dengan gulma baik persaingan unsur hara, air, maupun sinar matahari terutama bagi pertanaman yang tidak menggunakan mulsa. Pembumbunan dilakukan di sekitar tanaman berguna untuk memperbaiki drainase dan aerasi tanah sehingga akar tanaman dapat berkembang dengan baik. Penyiangan dan pembumbunan dilakukan harus dengan hati-hati agar tidak banyak melukai akar tanamanPemupukanUntuk hasil produksi yang optimal dan unggul, sebaiknya gunakan pupuk organik agar buah pepaya jauh lebih sehat untuk dikonsumsi. Selanjutnya penambahan pupuk organik dilakukan setiap 4 bulan sekali. Pemupukan dengan menggunakan pupuk non-organik memakai pupuk jenis NPK dilakukan pada dengan hitungan 200 gram pupuk per pohonnya satu setelah tanam. 300 gram saat tanaman memasuki usia 3 bulan, 500 gram usia 6, 9 sampai 12 bulan per pohon. Setelah pohon berbuah, tambahkan pupuk KCI agar daya tahannya lebih kuat dan buahnya lebih manis.Pengendalian Hama dan PenyakitBeberapa jenis hama yang biasa menyerang tanaman pepaya Calina antara lain, hama kutu putih, aphid, dan tungau. Menyerang dengan menghisap semua cairan yang ada pada daun muda pohon pepaya Calina. Pengendalianya adalah dengan menyemprotkan insektisida atau dengan akarisida. Jenis penyakit pepaya Calina adalah Phytphora parasitica, P, Palmivora, Collectricum dan Pythium yang menyerang daun, akar, batang dan buah pada musim penghujan. Pengendaliannya bisa dilakukan dengan menyemprotkan larutan fungisida yang dicampur air.PanenPemanen dilakukan pada usia 8 s.d. 9 bulan. Tanda buah matang yakni ada semburat berwarna kuning di bagian buah pepaya utamanya di ujung buah. Panen sebaiknya dilakukan dengan memotong bagian tangkai. Gunakan gunting pangkas dan bisa juga dengan pisau yang tajam. Panen dilakukan dengan periode wakti 10 hari sekali.