Loading...

BUDIDAYA REFUGIA SEBAGAI MUSUH ALAMI HAMA WBC POKTAN TANI SUBUR DESA BULU KEC. SAMBIT KAB. PONOROGO

BUDIDAYA REFUGIA SEBAGAI MUSUH ALAMI HAMA WBC POKTAN TANI SUBUR DESA BULU KEC. SAMBIT KAB. PONOROGO
BPP Sambit " Perempuan bermental baja dan pantang menyerah itu dipanggil Bu Rita, seorang THL TBPP yang telah memberikan pengabdian jiwa dan raga bagi kegiatan penyuluhan selama 10 th.sebagai figure yang tanpa kenal lelah selalu mendorong dan membangkitakan semangat petani di wilayah binaannya untuk mengembangkan tanaman refugia sebagai alternatif pengendalian OPT tanaman budidaya. Akhir- akhir ini kegiatan pengendalian organisme pengganggu tanaman marak dikampanyekan dengan pendekatan ramah lingkungan, menggunakan musuh alami maupun agensi hayati. Penggunaaan pestisida cenderung memberikan ketergantungan baru bagi petani, disisi lain sifat resistensi hama yang di munculkan akibat penggunaan yang tidak bijaksana semakin menggejala. System refugia dengan mengkobinasikan tanaman yang menjadi habitat hidup musuh alami dan predator semakin popular dikalangan petani. Begitu pula yang terjadi pada Kelompok Tani Subur Desa Bulu Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo. Saat ini pembudidayaan tanaman bunga kertas, bunga matahari dan kenikir disekitar pematang dan pinggir jalan tani telah banyak dilakukan. Apa itu refugia ??Definisi refugia menurut beberapa ahli adalah pertanaman beberpa jenis tumbuhan yang dapat menyediakan tempat perlindungan, sumber pakan atau sumberdaya yang lain bagi musuh alami. Atau dengan kata lain refugia adalah tanaman maupun yang tumbuh disekitar tanaman yang dibudidayakan yang berpotensi sebagai micro habitat musuh alami (predator maupun parasit). (admin-Ponorogo/Priyo Widakdo)