Loading...

BUDIDAYA TANAMAN JAMBU BIJI

BUDIDAYA TANAMAN JAMBU BIJI
syarat Tumbuh : Pada prinsipnya jambu biji bisa berkembang baik di suhu 23 sampai 28 derajat Celsius, dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 5 -1200 m dpl. Intensitas hujan yang dikehendaki adalah sekitar 1000-2000 mm/th. Jambu Biji akan dapat tumbuh baik pada lahan yang subur dan gembur serta banyak mengandung unsur nitrogen, bahan organik atau pada tanah liat dan sedikit pasir serta pH tanah antara 4,5-8,2. Teknik Budidaya Jambu BijiPembibitan pohon jambu biji dilakukan melalui sistem pencangkokan dan okulasi, walaupun dapat juga dilakukan dengan cara menanam biji dengan secara langsung. 1) Penyiapan Bibit Adapun syarat benih yang baik adalah: • Berasal dari indukan dengan kualitas prima, sehat, produksi buah melimpah, kualitas buah baik, rasa buah manis dan kuat terhadap serangan hama dan penyakit. • Berasal dari indukan yang umurnya telah tua. • Jika dengan biji, pastikan tidak berasal dari buah yang jatuh dan pecah. Biji ini harus disemaikan terlabih dahulu. 2) Pengolahan Media TanamUntuk menggemburkan tanah perlu di bajak atau cukup dicangkul dengan kedalaman sekitar 30 cm secara merata. Selanjutnya diberi pupuk kandang dengan dosis 40 kg/m. Kemudian selanjutnya melakukan langkah-langkah, antara lain :• Pembuatan BedenganTanah yang telah gembur, dibuatkan bedang-bedang yang berukuran 3 m lebar, panjang sesuai dengan kebutuhan, tinggi sekitar 30 cm. Bagian atas tanah diratakan guna menopang bibit yang akan ditanam. • PengapuranCaranya dengan menggali lobang-lobang dengan ukuran 1 x 1 m, dasar lobang ditaburkan kapur sebanyak 0,5 liter untuk setiap lobang, guna menetralkan pH tanah hingga mencapai 4,5-8,2. • PemupukanSetelah jangka waktu 1 bulan dari pemberian kapur pada lubang-lubang yang ditentukan kemudian diberikan pupuk kandang dengan urutan pada bulan pertama diberi NPK dengan dosis 12:24:81 ons/pohon, bulan kedua dilakukan sama dengan bulan pertama, pada bulan ketiga diberi NPK dengan dosis 15:15:15 ons/pohon dan bulan ke 4 sampai tanaman berbuah. 3) Cara PenanamanPenanaman tidak perlu terlalu dalam, secukupnya, maksudnya batas antara akar dan batang jambu biji diusahakan setinggi permukaan tanah yang ada disekelilingnya. Kemudian dilakukan penyiraman secara rutin 2 kali sehari (pagi dan sore), kecuali pada musim hujan tidak perlu dilakukan penyiraman. 4) Pemeliharaan Tanaman• Penjarangan dan PenyulamanApabila bibit tidak tumbuh dengan baik segera dilakukan penggantian dengan bibit cadangan. Dan apabila tumbuh tanaman terlalu jauh jaraknya maka perlu dilakukan penyulaman dan sebaliknya apabila tumbuhnya sangat berdekatan penjarangan. • Penyiangan dan PembubunanSelama 2 minggu setelah bibit yang berasal dari cangkokan/ okulasi ditanam di lahan perlu penyiangan dilakukan hanya pada batang dahan tua (warna coklat) dengan dahan muda (warna hijau) dan apabila buah terlalu banyak, tunas yang ada dalam satu ranting bisa dikurangi. Supaya tanah tetap gembur dan subur pada lokasi penanaman bibit jambu biji perlu dilakukan pembalikan dan penggemburan tanah. • Pengairan dan PenyiramanSelama dua minggu pertama setelah bibit yang berasal dari cangkokan atau okulasi ditanam, penyiraman dilakukan sebanyak dua kali sehari, pagi dan sore. • Pemeliharaan LainUntuk memacu munculnya bunga Jambu biji diperlukan larutan KNO3 (Kalsium Nitrat) yang akan mempercepat 10 hari lebih awal dari pada tidak diberi KNO3 dan juga mempunyai keunggulan memperbanyak "dompolan" bunga (tandan) jambu biji pada setiap stadium (tahap perkembangan) dan juga mempercepat pertumbuhan buah jambu biji, cara pemberian KNO3 dengan jalan menyemprotkan pada pucuk-pucuk cabang dengan dosis antara 2-3 liter larutan KNO3 untuk setiap 10 pucuk tanaman dengan ukuran larutan KNO3 adalah 10 gram yang dilarutkan dengan 1 liter pengencer teknis. Sumber : 1. Seri Agribisnis. Budidaya Jambu Biji. Penebar Swadaya. 2012.2. http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/03/Jambu Biji.html 3. Budidaya Tanaman Jambu Biji. Badan Litbang Pertanian.2011 Penulis : Iman Priyadi, SP (Penyuluh Pertanian Balai Besar pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian) email : imanpriyadi@yahoo.co.id